banner 728x250.

PHK Terus Berulang, Elita Sebut Berau Tak Bisa Selamanya Bergantung pada Tambang

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 668 kali

BERAU, Global-satu.com – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di Kabupaten Berau mendapat perhatian serius dari DPRD Berau. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, meminta pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penanganan pasca-PHK, tetapi juga mulai menyiapkan strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan tenaga kerja terhadap sektor pertambangan.

Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, sebanyak 1.105 pekerja mengalami PHK sepanjang Januari hingga November 2025. Mayoritas pekerja yang terdampak berasal dari sektor pertambangan akibat berakhirnya masa operasi sejumlah proyek dan kontraktor tambang.

Elita menilai kondisi tersebut harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah. Menurutnya, fenomena PHK berulang menunjukkan bahwa struktur ketenagakerjaan di Berau masih sangat bergantung pada industri ekstraktif yang memiliki siklus operasional terbatas.

“Kita tidak bisa terus bergantung pada sektor tambang. Ketika proyek selesai atau cadangan sumber daya habis, maka dampaknya langsung dirasakan masyarakat melalui PHK. Ini harus menjadi perhatian serius bersama,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, meskipun sebagian pekerja dikabarkan telah kembali mendapatkan pekerjaan di perusahaan lain, pemerintah tetap perlu memastikan adanya program peningkatan keterampilan dan penyiapan lapangan kerja alternatif bagi masyarakat.

Menurut Elita, potensi sektor lain seperti pariwisata, perikanan, pertanian, perkebunan, hingga ekonomi kreatif perlu diperkuat agar mampu menjadi penyangga ekonomi daerah ketika industri tambang mengalami perlambatan.

Selain itu, Elita meminta perusahaan yang beroperasi di Berau tetap memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen. Ia menegaskan investasi yang masuk ke daerah harus memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja masyarakat Berau.

“Kami berharap setiap investasi yang masuk benar-benar membuka peluang kerja bagi putra-putri daerah. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri,” tegasnya.

 

Indra/Rdk