banner 728x250.

Penanganan Stunting Belum Maksimal, DPRD Berau Minta Evaluasi Program

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 617 kali

Berau, Global-satu.com – Upaya penanggulangan stunting di Kabupaten Berau dinilai masih belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, mendorong pemerintah daerah untuk melakukan peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program yang telah dijalankan.

Menurutnya, langkah yang selama ini dilakukan masih terkesan parsial dan belum menyasar faktor utama penyebab stunting. Ia menegaskan bahwa persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh pola pengasuhan, kondisi sanitasi, serta tingkat pemahaman keluarga.

“Penanganannya belum menyentuh akar persoalan. Stunting bukan hanya soal gizi, tetapi juga menyangkut pola asuh, sanitasi, dan edukasi masyarakat,” ungkapnya.

Elita menilai, diperlukan terobosan baru serta kolaborasi lintas sektor agar program penanganan dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan agar kegiatan yang dilakukan tidak sekadar bersifat administratif tanpa hasil nyata di lapangan.

“Perlu inovasi dan sinergi yang kuat. Jangan sampai program hanya berjalan secara administratif tanpa memberikan perubahan yang signifikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya evaluasi rutin guna mengukur keberhasilan program sekaligus menjadi dasar perbaikan kebijakan ke depan. Dengan pengawasan yang konsisten, capaian program dapat diketahui secara jelas.

“Evaluasi berkala penting agar ada peningkatan yang nyata dalam upaya penanganan stunting,” ujarnya.

Elita juga menegaskan bahwa penurunan angka stunting merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas generasi mendatang di Berau. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak agar dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Ini berkaitan dengan masa depan generasi kita. Semua pihak harus terlibat dan bergerak bersama,” pungkasnya.

Indra/Adv