banner 728x250.

Kemendagri Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa di Kaltim

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 1.128 kali

Kutai Kartanegara, Global-Satu – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Fasilitasi Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa telah menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa dan pengurus kelembagaan desa. Acara ini berlangsung di Hotel Grand Fatma, Tenggarong, dari tanggal 17 hingga 20 September 2024.

Murtono, Direktur Fasilitasi Kerjasama Desa, Lembaga Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (FKLPDBPD) Kemendagri, mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur khususnya di Kota Balikpapan, dan Kabupaten Kutai Kartanegara atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Pelatihan ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Balikpapan dan Kutai Kartanegara,” kata Murtono.

Foto bersama Kemendagri bersama seluruh peserta angkatan 3 dan forkompinda terkait. (Foto: Alexa/Rdk)

Murtono menjelaskan, tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan keterampilan para penyelenggara pemerintah desa dan lembaga kemasyarakatan desa dalam memahami kebijakan terbaru terkait pengelolaan keuangan desa. Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap transparansi dan kualitas belanja desa.

“Kami harapkan melalui kegiatan pelatihan ini, para penyelenggara pemerintah desa memiliki keterampilan dan pengetahuan terhadap kebijakan yang terbaru, sehingga mereka bisa mengelola keuangan desa secara transparan,” ujarnya.

Ia menuturkan, pentingnya pelatihan ini merupakan peningkatan kapasitas dan kompetensi mereka harus dilakukan secara berkelanjutan dilihat dari latar belakang pendidikan dari para peserta pelatihan ini beragam, termasuk kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta pengurus lembaga desa seperti Posyandu dan PKK.

“Pelatihan semacam ini tidak bisa hanya dilakukan sekali atau dua kali, melainkan harus terus berkesinambungan,” jelasnya.

Murtono membeberkan, untuk mengukur pemahaman para peserta, pelatihan ini menggunakan metode pretest di awal dan post-test di akhir kegiatan.

“Berdasarkan hasil tes, pemahaman peserta di Kutai Kartanegara terhadap materi pelatihan dinilai cukup tinggi,” sebutnya.

Pelatihan yang merupakan bagian dari Program Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa (P3PD) ini telah berlangsung sejak tahun 2023 dan memasuki tahun kedua pada 2024 dengan melibatkan 87 desa dari enam kabupaten di Kalimantan Timur. Setiap desa mengirimkan empat orang perwakilan, sehingga total peserta mencapai 348 orang dan terbagi menjadi 3 angkatan.

Pelatihan ini ditargetkan untuk konsolidasi lebih lanjut pada tahun 2025 bersama dengan pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota guna memastikan keberlanjutan program peningkatan kapasitas aparatur desa.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola pemerintahan desa. Selain itu, materi yang diberikan diharapkan dapat dipraktikkan, khususnya dalam mengembangkan potensi ekonomi desa yang pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan asli desa,” imbuhnya.

Selain itu, Sumali, selaku Kepala Desa Loa Lepu Tenggarong Seberang mengucap syukur karena sebagai peserta telah mendapatkan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kemendagri, terutama materi yang diberikan kepada para peserta dikemas dengan sangat baik dan rapi.

“Pertama puji syukur kami mendapat pelatihan peningkatan kapasitas desa. Dari segi materi sangat menarik, segi aplikasi dikemas sangat kondusif sehingga kami mendapatkan satu peningkatan wawasan bagaimana peran kepala desa, BPD, sekretaris desa dan ketua Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk meningkatkan kesejahteraan desa,” kata Sumali singkat.

(Alexa/Rdk)