TANJUNG REDEB, Global-Satu.Com – Ajang tahunan yang paling dinanti oleh masyarakat Kabupaten Berau, Lomba Perahu Panjang 2024, resmi ditutup oleh Wakil Bupati Berau, H. Gamalis, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau ke-71 dan HUT Kota Tanjung Redeb ke-214.
Acara penutupan yang diikuti dengan penyerahan piala dan hadiah tersebut berlangsung meriah, dihadiri ribuan masyarakat yang menyaksikan perlombaan dengan penuh antusias.
Wakil Bupati Gamalis menyampaikan rasa terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, peserta lomba, dan seluruh warga yang telah menyukseskan acara tersebut. Ia mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap panitia, peserta, dan seluruh masyarakat yang telah menyemarakkan Lomba Perahu Panjang tersebut.
Lebih dari sekadar kompetisi, Lomba Perahu Panjang diharapkan menjadi sarana mempererat tali persaudaraan di antara warga Berau.
“Saya berharap lomba perahu ini dapat menguatkan ikatan persaudaraan kita sesama warga Kabupaten Berau. Karena pada dasarnya, kita semua bersaudara dan memiliki harapan yang sama, yaitu memajukan Kabupaten Berau yang tercinta,” ucap Gamalis di Tepian Ahmad Yani Tanjung Redeb, Selasa (17/9/2024).
Gamalis menambahkan, acara tersebut juga memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM lokal. Gamalis mengatakan ajang perahu panjang tentunya menjadi tontonan menarik bagi masyarakat, sekaligus dapat meningkatkan perputaran roda ekonomi, terutama di sektor UMKM.
“Lebih dari itu, acara ini juga menjadi wadah silaturahmi bagi kita semua. Saya sangat berbahagia melihat lomba ini dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Berau, dan Insya Allah menjadi keberkahan bagi kita semua,” lanjutnya.
Sebagai bagian dari warisan budaya Berau, Gamalis mengingatkan pentingnya menjaga tradisi dan kebersihan lingkungan, khususnya sungai-sungai yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“Kita ketahui bersama bahwa perahu panjang sudah menjadi sebuah adat dan tradisi di Berau yang dekat dengan kehidupan perairan, terutama di Sungai Segah dan Sungai Kelay. Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk menjaga kebersihan sungai sebagai salah satu kekayaan alam yang harus kita lestarikan.”
Wakil Bupati juga mengajak berbagai pihak, mulai dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, kelompok pengelola pariwisata, pelaku wisata, hingga masyarakat, untuk bersatu menjaga kelestarian budaya Berau. Ia mendorong peran serta berbagai pihak untuk bersatu padu merawat kekayaan budaya Berau agar terus lestari dan bermanfaat bagi generasi mendatang.
Gamalis berharap lomba tersebut terus berkembang di tahun-tahun mendatang, melibatkan lebih banyak partisipasi dari berbagai kecamatan serta menarik perhatian dari luar daerah. Gamalis berharap tahun-tahun yang akan datang, Lomba Perahu Panjang dapat terlaksana dengan lebih meriah lagi, melibatkan 13 kecamatan, dan menjadi daya tarik bagi saudara-saudara kita di luar Kabupaten Berau.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Gamalis menegaskan bahwa keputusan terkait pemenang lomba akan diserahkan sepenuhnya kepada panitia dan para official yang bertugas.
“Kami telah berkonsultasi dengan berbagai pihak, termasuk Kesultanan Sambaliung, Kesultanan Gunung Tabur, serta pihak keamanan. Selanjutnya, keputusan pemenang akan dibahas oleh panitia dan para official,” tutupnya.
Penutupan Lomba Perahu Panjang tersebut menandai suksesnya penyelenggaraan acara yang tidak hanya mempererat hubungan antarwarga, tetapi juga menjaga tradisi yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Berau.
Nada/Rdk/Adv
.
.
.




