banner 728x250.
News  

Jauh Panggang dari Api, Harga Sub Kontrak Huntap 2B Tondo tidak Layak, Pengusaha Lokal Menjerit.

IMG-20230217-WA0005
IMG-20230217-WA0006
banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 1.054 kali

PALU – Memasuki hari ke 40 sejak Peletakkan Batu Pertama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) 2B di Kelurahan Tondo, belum terlihat pembangunan yang signifikan dilokasi pembangunan Huntap tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran Relawan Pasigala, Rabu (15/02/2023), ditemukan sejumlah faktor-faktor yang diduga menjadi penghambat jalannya pekerjaan huntap tersebut.

Rendahnya nilai sub kontrak yang ditawarkan oleh kedua BUMN pemenang lelang tender pembangunan Huntap 2B PT. Adhi Karya dan PT. Bumi Karsa yang berimbas pada kurangnya minat pengusaha lokal untuk ikut berkompetisi.

Padahal, menurut Raslin Ketua Relawan Pasigala, seharusnya pihak BUMN memberikan harga yang layak agar pengusaha lokal bisa ikut berkompetisi.

“Bagamana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bisa berjalan kalau kenyataan dilapangan jauh panggang dari api,” terang Raslin.

Raslin pun geram, menurutnya tidak ada pengusaha lokal yang bisa berkembang kalau nilai sub kontrak yang ditawarkan oleh kedua kontraktor BUMN itu terlalu rendah.

Raslin membeberkan, jika proyek yg dibiayai dari Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) dalam kegiatan Central Sulawesi Rehabilitation and Reconstruction Projeck (CSRRP) dibandrol dengan harga Internasional yakni Rp.175 M untuk pembangunan 1.321 Huntap dan sarana Infrastruktur Permukiman sebesar Rp.144 M dikerjakan oleh PT Bumi Karsa. (Jumain)