banner 728x250.
News  

BNN RI Berdayakan Veteran Atlet Tenis Meja dalam Smash On Drugs BNN RI 21ST Anniversary Championship 88+

IMG-20230211-WA0019
IMG-20230211-WA0014
IMG-20230211-WA0017
IMG-20230211-WA0013
IMG-20230211-WA0012
IMG-20230211-WA0020
IMG-20230211-WA0016
IMG-20230211-WA0015
banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 1.065 kali

JAKARTA – Usai sukses dengan gelaran Smash on Drugs Table Tennis Invitation Championship of Men’s and Women’s Doubles yang melibatkan atlet-atlet nasional tenis meja berbakat, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) kembali menggelar kejuaraan tenis meja yang melibatkan veteran atlet nasional tenis meja berusia gabungan 88 tahun ke atas, Sabtu (11/02/2022).

Kejuaraan bertajuk “BNN RI 21ST Anniversary Smash On Drugs Table Tennis Invitation Championship of Men’s and Women’s Doubles 88+ 2023” tersebut digelar selama dua hari kedepan, pada 11 sampai dengan 12 Februari 2023, di Gedung Ahmad Dahlan – BNN RI, Cawang, Jakarta Timur.

Peserta pertandingan adalah mantan atlet nasional tenis meja dengan jumlah total peserta sebanyak 112 peserta, yang terdiri dari 16 peserta putri untuk 8 pasang kategori Ganda Putri dan 96 peserta putra untuk 48 pasang kategori Ganda Putra.

Dalam upacara pembukaan kejuaraan tersebut, Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Dr. Petrus Reinhard Golose, mengatakan bahwa kejuaraan tenis meja Smash on Drugs bagi veteran atlet ini merupakan upaya BNN RI dalam merangkul sesepuh dan pinisepuh agar tetap aktif dan sehat secara optimal, baik fisik, sosial, maupun psikologis, mengingat hasil survei nasional penyalahgunaan narkoba yang menyebutkan bahwa penyalahguna narkotika berkisar pada usia 15 – 64 tahun.

Oleh karena itu intervensi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) yang dilakukan oleh BNN RI tidak hanya diberikan kepada generasi muda saja, akan tetapi juga kepada usia yang lebih tua.

Dalam konteks inilah, BNN RI mendukung penuh olahraga tenis meja yang dapat dilakukan oleh para lanjut usia sambil menggemakan War on Drugs sebagai pengingat akan ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang menyasar siapa saja tanpa pandang bulu.

“BNN mengimbau, kiranya Bapak dan Ibu atlet tenis meja legendaris yang berpartisipasi dalam kejuaraan ini dapat menyebarluaskan program P4GN serta War on Drugs khususnya di dalam lingkungan keluarga masing-masing untuk membentuk ketahanan keluarga, sebagai benteng dalam melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ujar Kepala BNN RI.

Dengan menjaga diri serta lingkungan dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkotika, para veteran atlet telah turut berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia.

“Menjadi tua itu pasti, tetapi menjadi berdaya guna menjelang usia senja adalah sebuah pilihan yang terbaik,” pungkas Kepala BNN RI.(*)

 

Biro Humas dan Protokol BNN RI