BANTAENG – Peringatan Tahun baru Islam 1 Muharram 1444 H Kodim 1410/Btg menggelar Sholat Subuh berjamaah dan Tauziah/Ceramah Keagamaan yang menghadirkan Ustadz KM Muslimin Bukhari S.PdI dari Ponpes As’adiyah Kaloling.
Kegiatan ini diikuti ratusan personil Kodim 1410/Btg dan berlangsung di Mesjid Jannatul Musyafirin Asrama Lompo Battang, Kel. Pallantikang Kec. Bantaeng, Kab. Bantaeng. Sabtu (30/7/2022).
Peringatan Pergantian Tahun baru Islam 1444 Hijriah TA. 2022 mengusung tema ” Tahun Baru Islam 1444 H/2022 M Sebagai Momentum Memaknai Hidup Dengan Semangat Hijrah”.
Pada peringatan tersebut dihadiri langsung oleh Dandim 1410/Btg Letkol Arm Gatot Awan Febrianto S.Sos, Perwira Staf dan anggota Kodim Bantaeng.
Dalam sambutannya Dandim 1410/Btg Letkol Arm Gatot Awan Febrianto S.Sos mengucapkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat, nikmat kesehatan dan kekuatan sehingga kita semua hadir dalam rangka Peringatan tahun baru Islam 1444 H/ 2022 M.
“Peringatan satu Muharram ini sebagai momentum memaknai hidup dengan semangat hijrah dan saya harapkan kepada prajurit agar menghindari segala bentuk pelanggaran jaga istri,keluarga dan nama baik, ucap Dandim.
Dia berpesan agar selalu sambungkan jiwa dan raga untuk senantiasa bersolawat kepada Nabi Muhammad SAW. dalam setiap waktu, ujarnya.
Sementara itu Ceramah yang disampaikan oleh KM Muslimin Bukhari, S.PdI mengungkapkan hakikat orang yang terkaya di dunia adalah orang yang mampu menjaga shalat Sunnah 2 rakaat sebelum subuh.
“Barang siapa yang mengerjakan shalat Sunnah sebelum subuh pahalanya lebih besar dari pada Dunia beserta isinya adapun dalam pelaksanaan shalat sunnah itu bisa membaca surat Al kafirun dan Al ikhlas”, ucap Muslimin Bukhari.
Pimpinan pondok pesantren As’adiyah Kaloling ini juga mengajak untuk memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SWA karena itu merupakan bukti cinta kita kepada Nabi Muhammad dan orang mencintai Nabi maka akan bersama” Nabi Muhammad di surga dan yg mengikuti Sunnah Nabi.
Dia menjelaskan peristiwa satu Muharram adalah hijrah Nabi Muhammad Saw dari Makka ke Madinah karena Nabi dan sahabat tidak mampu menahan tekanan kaum Quraisy.
Lebih lanjut dia mengkategorikan Hjirah itu ada 2 yaitu hijrah lahiriah adalah dari satu tempat ketempat yg lain dan hijrah bathiniah adalah tinggalkan larangan Allah menuju untuk selalu mengerjakan amal kebaikan.
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju itu.” (HR Bukhari dan Muslim), tuturnya.
Bulan Muharram dalam Islam adalah bulan yg baik dalam 10 Muharram adalah hari Asyura yaitu Allah akan melapangkan rejekinya Orang dan melakukan puasa dan merupakan amalan yg dilakukan oleh Nabi dan Para sahabat dan pahalanya adalah akan di ampuni dosanya 1 tahun yang akan datang.
Usai ceramah, dilanjutkan dengan sholat Sunnah Isyraq yang dipimpin oleh ustadz Sattar Judda dan ditutup dengan do’a.
(Taufik Akbar)
.






.
.




