BERAU, Global-satu.com – Pemerintah Kabupaten Berau mulai mematangkan langkah pengawasan terhadap pelaksanaan program pemenuhan gizi. Salah satunya melalui rencana inspeksi mendadak (sidak) ke 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan kualitas makanan dan keamanan pangan bagi masyarakat penerima manfaat.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan persiapan inspeksi tersebut tengah disusun agar pelaksanaannya berjalan efektif dan menghasilkan evaluasi yang menyeluruh. Menurutnya, pengawasan tidak boleh sekadar menjadi kegiatan formalitas, tetapi harus mampu memastikan seluruh proses pengelolaan pangan sesuai standar yang ditetapkan.
“Kita susun rencana kegiatan inspeksi ini agar pelaksanaan pemeriksaan dapat berjalan dengan baik dan hasilnya optimal,” ujar Gamalis, Kamis (5/11/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan nantinya tidak hanya menyasar makanan yang telah siap disajikan kepada penerima manfaat. Tim gabungan juga akan mengevaluasi seluruh tahapan operasional SPPG, mulai dari pemilihan bahan pangan segar, kebersihan gudang penyimpanan, proses pengolahan di dapur, hingga pendistribusian makanan.
Menurut Gamalis, setiap tahapan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kualitas gizi sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan pangan.
Pemerintah daerah ingin memastikan bahan makanan yang digunakan benar-benar berkualitas, layak dikonsumsi, serta diproses melalui prosedur kebersihan dan keamanan yang sesuai ketentuan.
Di sisi lain, pengembangan fasilitas pendukung program pemenuhan gizi di Kabupaten Berau juga terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN), rencana pembangunan SPPG yang semula ditargetkan sebanyak 30 unit kini berkembang menjadi 42 unit.
Bahkan, pengembangan tersebut masih berpotensi bertambah dengan adanya empat calon SPPG baru yang saat ini dalam tahap persiapan.
Gamalis menegaskan, bertambahnya jumlah fasilitas pelayanan harus diimbangi dengan pengawasan kualitas yang konsisten. Dengan demikian, perluasan jangkauan program dapat berjalan seiring dengan terjaganya standar keamanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahan pangan yang digunakan berkualitas dan layak dikonsumsi, serta proses pengelolaannya memenuhi ketentuan,” tegasnya.
Melalui rencana inspeksi tersebut, Pemkab Berau berharap seluruh SPPG dapat menjalankan operasional sesuai standar, sehingga kualitas makanan yang diterima masyarakat tetap terjaga.
(Adv/Rdk)
Wartawan: Global Satu, Editor: Global Satu
.
.
.




