banner 728x250.
News  

Untuk Kelancaran Akses Masyarakat, Pemdes Lhok Leumak Realisasi Program Pembersihan Jalan Usaha Tani

IMG-20220717-WA0002
IMG-20220717-WA0003
IMG-20220717-WA0001
banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 780 kali

ACEH TIMUR – Kondisi jalan penghubung antar wilayah di kecamatan darul ihsan berlahan-lahan mulai terbangun seiring dengan kegiatan pembersihan jalan usaha tani(JUT) yang dilaksankan oleh pemerintah desa lhok leumak sepanjang 12 Kilo meter dengan anggaran Rp. 155.497.000. yang bersumber dari dana desa tahun 2022.

Pantauan awak media sabtu,16/7/2022, terlihat kondisi jalan pertanian tersebut sedang dibersihkan maupun dirapikan kembali menyerupai gerbong kereta api memakai alat berat grader, yang bertujuan agar badan jalan dapat kokoh, serta disaat musim hujan aliran air tidak tergenang

Senada hal tersebut disampaikan oleh kepala desa lhok leumak Syukri bersama awak media bahwa kegiatan yang kita laksanakan ini adalah bertujuan untuk melancarkan akses kegiatan masyarakat petani dalam bentuk pembersihan jalan usaha tani sepanjang 3000 Meter dan kenyataan dilapangan adalah harus di lakukan 12000 meter ini harus di kerjakan. “Kondisi jalan ini sebelumnya sangat hancur hampir menyeluruh rusak parah, tidak bisa kita buat hanya 3000 meter, walaupun dititik tertentu harus kita sebarkan material tanah pasir batu (tasirtu) serta ini adalah kegiataan pemeliharaan atau juga pembersihan jalan usaha tani yang berada dijalan induk antar desa atau penghubung antar kecamatan,” jelasnya.

Kami segenap pemdes lhok leumak sangat mengharapkan pada pemda aceh timur juga untuk kedepan kegiatan rehab jalan ini dapat dibantu ditingkatkan melalui alokasi sumber khusus dari anggaran pendapatan belanja (APBK) aceh timur kedesa lhok leumak kami sangat sangat bermohon.

“Adapun jalan ini adalah akses terpenting bagi petani kebun dalam rangka mengangkut hasil bumi, disini rata-rata masyarakat bekerja sebagai petani kebun, serta rumah sekolah, mesjid serta balai pengajian, dan rumah penduduk banyak disini, tolong perhatikan desa kami Bapak Bupati Aceh Timur,” pintanya.

Selanjutnya Kepala Dusun Pelita Ridwan saat berada di lokasi jalan menyampaikan bahwa desa mereka ini adalah desa penghujung berbatasan dengan Kecamatan Idi Timur, Peudawa, Idi Tunong serta PT Bumi Flora, desa kami adalah besar jalan induk atau jalan penghubung panjang, kalau kami buat pengerasan 1000 meter itu tidak mungkin karna jalan kondisi hancur sekali, kecuali jalan Asamera itu masih layak yang lain tidak layak.

“Kalau tidak kita bersihkan atau kita rehap maka jalan itu persis seperti kubangan berlumpur saat hujan jadi masyarakat petani tidak bisa melintas termasuk anak-anak sekolah tidak bisa bersekolah termasuk orang ke kebun tidak bisa pergi ke kebun, maupun masyarakat umum lainnya, jadi kalau kita menunggu dari pemda aceh timur mungkin tahun depan kami telah terisolasi alias tidak bisa lalui lagi jalan ini,” ujarnya.

“Saat ini saja alat berat greder telah bekerja dilapangan telah memasuki 9 hari kerja, dan kami sangat berharap juga dari berbagai pihak untuk membantu pembangunan jalan lhok leumak ini mulai dari bawah sampai ke atas, tolong bantu kami,” tambahnya.

Terlihat perangkat desa dan Kepala Desa lhok leumak Syukri bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) M.Syukridan sedang berkoordinir dan mengawasi pembangunan pembersihan jalan.

Kegiatan pembangunan maupun pembersihan jalan terus berlanjut sampai ke arah perbatasan PT. Bumi flora. (TS)