banner 728x250.

Program Bank Sampah Terancam Mandek, DPRD Berau Soroti Minimnya Partisipasi Warga

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 994 kali

Berau, Global-satu.com – Program Bank Sampah yang dijalankan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau terancam tidak berlanjut setelah berjalan sekitar satu tahun. Rendahnya partisipasi masyarakat membuat program tersebut belum berkembang sesuai harapan.

Anggota DPRD Berau, Grace Warastuty Langsa, menilai kondisi ini sebagai peringatan serius bagi pemerintah daerah. Ia menyebut, Bank Sampah sejatinya memiliki potensi besar, tidak hanya dalam mengurangi volume sampah, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Program ini sebenarnya sangat strategis. Selain membantu pengelolaan sampah, juga bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga,” ujarnya.

Namun demikian, ia menilai rendahnya keterlibatan masyarakat dipengaruhi oleh kurangnya sosialisasi serta minimnya pendampingan teknis di lapangan. Akibatnya, banyak warga belum memahami manfaat maupun mekanisme pengelolaan Bank Sampah.

Grace menegaskan, tanpa langkah serius dari pemerintah, program tersebut berisiko berhenti sebelum berkembang lebih jauh.

“Kurangnya informasi dan tidak adanya pendampingan berkelanjutan membuat masyarakat ragu untuk ikut berpartisipasi,” jelasnya.

Ia pun mendesak DLHK Berau untuk segera melakukan langkah konkret, mulai dari memperkuat edukasi publik hingga memberikan pendampingan intensif kepada masyarakat yang ingin terlibat dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi.

Menurutnya, jika dikelola secara optimal, Bank Sampah dapat menghasilkan berbagai produk bernilai ekonomi, seperti kerajinan daur ulang hingga bahan baku industri yang memiliki potensi pasar lebih luas.

“Potensinya sangat besar. Tinggal bagaimana keseriusan pemerintah untuk mengembangkan dan melanjutkan program ini,” tegasnya.

Selain itu, Grace juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh guna mengidentifikasi kendala utama yang dihadapi di lapangan. Dengan evaluasi tersebut, solusi yang diambil diharapkan lebih tepat sasaran.

DPRD Berau berharap pembenahan segera dilakukan agar program Bank Sampah tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan memberikan manfaat ekonomi sekaligus lingkungan bagi masyarakat.

Indra/Adv