banner 728x250.

Penataan Gunung Tabur Diminta Menyeluruh, DPRD Sebut Jangan Setengah Hati

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 878 kali

Berau, Global-satu.com – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto, meminta pemerintah daerah tidak setengah hati dalam menata kawasan Kesultanan Gunung Tabur. Pembenahan dinilai harus dilakukan secara menyeluruh agar kawasan tersebut benar-benar layak sebagai destinasi wisata sejarah unggulan.

Menurutnya, perbaikan tidak cukup hanya pada bangunan utama seperti atap dan pengecatan. Sejumlah aspek mendasar seperti sistem drainase dan ketersediaan area parkir juga perlu mendapat perhatian serius.

“Jangan hanya fokus pada bangunan utama. Drainase dan parkir juga harus diperhatikan agar pengunjung merasa nyaman,” ujarnya.

Dedy mendorong agar pada tahun anggaran mendatang, pemerintah mengalokasikan dana untuk penataan halaman serta pembangunan pagar kawasan dengan ornamen khas Berau sebagai penguat identitas budaya.

“Kita ingin kawasan ini tidak hanya rapi, tapi juga memiliki ciri khas yang kuat sebagai warisan budaya Berau,” katanya.

Ia menilai, kawasan Gunung Tabur memiliki nilai historis tinggi sekaligus potensi besar di sektor pariwisata. Karena itu, penataan yang komprehensif dinilai penting agar kawasan tersebut mampu tampil sebagai ikon daerah.

Selain pembenahan fisik, Dedy juga menyoroti pentingnya penyediaan informasi sejarah yang mudah diakses pengunjung, sehingga kawasan ini tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga sarana edukasi.

Untuk menunjang kenyamanan, ia mengusulkan penataan halaman dengan konsep ruang terbuka, dilengkapi taman tanaman lokal, area duduk, serta penguatan sistem keamanan seperti petugas dan kamera pengawas.

“Kalau dikelola serius, ini bisa jadi destinasi unggulan dan berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Indra/Adv