banner 728x250.
ADV, Berau, News  

Pemkab Berau Dorong Kewaspadaan Bersama Hadapi Ancaman Karhutla

banner 728x250. banner 728x250.

BERAU, Global-satu.com – Api kecil saat membuka atau membersihkan lahan dapat meluas dan sulit dikendalikan di tengah kemarau. Wakil Bupati Berau Gamalis mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan cara membakar lahan karena kondisi kering meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Jangan membakar lahan. Kondisi sekarang sangat rawan. Api kecil bisa menjadi besar dan menyulitkan kita semua,” tegas Gamalis.

Ia meminta warga memperhatikan risiko tersebut sebelum melakukan aktivitas di lahan. Dalam kondisi rawan terbakar, pembakaran yang semula terbatas dapat berkembang menjadi kebakaran lebih luas dan menyulitkan penanganan.

Menurut Gamalis, pencegahan harus dimulai dari kepedulian masyarakat untuk menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan api. Upaya ini membutuhkan keterlibatan warga, selain kesiapan pemerintah dan petugas pemadam.

Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan. Kecepatan penyampaian informasi diperlukan agar penanganan dapat dilakukan sebelum kebakaran meluas.

Gamalis menekankan pentingnya kewaspadaan selama cuaca masih kering. Peran warga dalam mengenali dan melaporkan potensi kebakaran menjadi bagian dari upaya pencegahan di lingkungan masing-masing.

Ia turut mendorong perusahaan, aparat kampung, masyarakat, dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi. Keterlibatan seluruh pihak diperlukan agar informasi mengenai ancaman kebakaran dapat segera ditindaklanjuti.

Dengan menghindari pembakaran lahan serta melaporkan titik api sejak awal, masyarakat diharapkan turut membantu menekan risiko karhutla di Kabupaten Berau.

(Indra/Advertorial)

 

Wartawan: Global Satu, Editor: Global Satu