banner 728x250.

Mercure Berau Hadirkan Chef Collaboration, Sajikan Cita Rasa Nusantara dari Solo hingga Madura

banner 728x250. banner 728x250.

BERAU, GLOBAL-SATU.COM – Mercure Berau kembali menghadirkan inovasi di sektor kuliner. Hotel internasional pertama di Kabupaten Berau itu akan menggelar Chef Collaboration, sebuah jamuan makan malam eksklusif yang mempertemukan dua chef dari jaringan Mercure.

Kegiatan tersebut menghadirkan Chef Denny Gandana, Executive Chef Mercure Berau, dan Chef Agus Prasetyo, Executive Chef Mercure Cibadak Sukabumi Resort.

Chef Collaboration dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 19.00 WITA, bertempat di Sanggam Bistro, Mercure Berau.

General Manager Mercure Berau, Maksum Aksan Damanik, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pihaknya untuk ikut mendorong perkembangan industri kuliner di Kabupaten Berau.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers yang digelar Kamis (13/8/2026). Menurut Maksum, Chef Collaboration menjadi kegiatan kolaborasi chef pertama yang diselenggarakan di Kabupaten Berau.

“Chef Collaboration bukan sekadar acara makan malam biasa. Ini adalah pertemuan dua filosofi kuliner, dua perjalanan karier, dan dua kekayaan cita rasa Nusantara yang dipadukan dalam satu malam eksklusif,” ujar Maksum.

Mengusung tema “Satu Malam. Dari Solo hingga Madura.”, para tamu akan diajak menjelajahi beragam cita rasa khas Nusantara melalui rangkaian set menu yang disiapkan kedua chef.

Santapan akan diawali dengan amuse-bouche Lumpia Rebung, kemudian Selat Solo sebagai appetizer dengan perpaduan braised beef, sayuran segar dan mustard kuning.

Selanjutnya, tamu akan disuguhi Rawon dengan kluwek, telur asin dan tauge. Untuk hidangan utama, tersedia Bebek Madura, Mangut Ikan Asap, serta Garang Asem Daun Pisang.

Rangkaian menu ditutup dengan Es Mochi Nangka sebagai hidangan penutup. Tak hanya membawa cita rasa dari Pulau Jawa, Mercure Berau juga tetap memasukkan unsur kuliner lokal dalam jamuan tersebut.

Soto Berau dan mocktail berbahan dasar bawang Dayak akan turut dihadirkan sebagai representasi kekayaan kuliner Berau dan Kalimantan Timur.

“Ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan rasa lokal Berau dan Kalimantan Timur kepada para tamu,” kata Maksum.

Tidak sekadar menikmati hidangan, para tamu juga akan mendapatkan pengalaman kuliner yang lebih dekat melalui sesi Chef Teaser & Food Philosophy, live plating, serta penampilan live acoustic.

Konsep yang diusung dibuat intim dengan jumlah tamu terbatas. Dengan demikian, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan kedua chef sekaligus mengetahui cerita dan filosofi di balik setiap hidangan yang disajikan.

Maksum menilai kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kuliner Nusantara sekaligus memperkuat posisi restoran di Mercure Berau sebagai salah satu pilihan destinasi kuliner di Kabupaten Berau.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Berau siap menghadirkan pengalaman bersantap kelas hotel berbintang yang setara dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia,” tegasnya.

Chef Collaboration hanya digelar selama satu malam dengan kapasitas maksimal 100 pax. Informasi dan reservasi dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi @mercureberau.

Mercure Berau sendiri merupakan hotel internasional pertama di Kabupaten Berau yang mengusung konsep modern dengan sentuhan lokal, serta memiliki komitmen terhadap pelestarian budaya dan lingkungan sekitar.

 

Rdk

Wartawan: Indra oey, Editor: Global Satu