banner 728x250.

DPRD Berau Soroti Ketimpangan Distribusi Guru di Wilayah Terpencil

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 794 kali

Berau, Global-satu.com – Persoalan pemerataan tenaga pendidik di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian DPRD. Sejumlah sekolah di wilayah terpencil disebut masih mengalami kekurangan guru, sementara sekolah lain justru kelebihan tenaga pengajar.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menilai kondisi tersebut menunjukkan penataan distribusi guru oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Berau belum berjalan maksimal. Temuan itu didapat setelah DPRD melakukan inspeksi mendadak ke beberapa sekolah.

Menurut Subroto, ketimpangan distribusi tenaga pendidik tidak boleh terus dibiarkan karena berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan, khususnya di daerah pedalaman dan terpencil. β€œMasih ada sekolah yang kekurangan guru, sementara di tempat lain justru berlebih,” ujarnya.

Ia menegaskan penempatan tenaga pendidik harus berdasarkan kebutuhan sekolah, bukan pertimbangan lokasi yang diinginkan tenaga pengajar. Menurutnya, sejak awal para guru telah siap ditempatkan di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil.

Subroto juga mengingatkan agar tidak ada kecenderungan memilih lokasi kerja tertentu. Ia menilai seluruh wilayah di Berau memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak. β€œJangan memilih tempat tugas. Semua wilayah membutuhkan guru,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti kebijakan pemindahan tenaga pendidik melalui nota dinas yang dinilai memperburuk ketimpangan distribusi. Perpindahan yang terlalu cepat membuat sekolah kembali kehilangan tenaga pengajar sebelum masa tugas berjalan optimal.

DPRD Berau meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penempatan dan mutasi tenaga pendidik, serta meminta Sri Juniarsih Mas menghentikan kebijakan pemindahan sebelum masa penugasan berjalan baik. β€œJalankan dulu tugasnya sesuai penempatan, baru dievaluasi,” pungkasnya.

indra/adv