Berau, Global-satu.com β Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, meminta rencana penyesuaian tarif air bersih oleh Perumda Air Minum Batiwakkal dilakukan secara bertahap agar tidak membebani masyarakat.
Menurutnya, tarif air bersih di Berau saat ini memang masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan ketentuan dalam Permendagri Nomor 21 Tahun 2020 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum.
Meski demikian, ia menegaskan penyesuaian tarif harus tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat serta dilakukan dengan sosialisasi yang baik.
βKami juga memperhatikan keluhan masyarakat. Mereka pasti bisa memahami, asalkan kenaikannya jangan mendadak tetapi dilakukan secara bertahap,β ujarnya.
Subroto mengaku tidak ingin kembali terjadi protes masyarakat seperti yang pernah terjadi pada awal 2025 akibat penyesuaian tarif yang dilakukan secara mendadak.
Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya stabil membuat pemerintah daerah dan perusahaan daerah perlu lebih bijak dalam mengambil kebijakan.
βKalau naiknya bertahap, tentu masyarakat tidak terlalu kaget,β katanya.
Di sisi lain, ia menilai penyesuaian tarif juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui setoran dividen perusahaan daerah kepada pemerintah.
βYang penting dampaknya harus kembali dirasakan masyarakat melalui peningkatan pelayanan dan pembangunan,β tandasnya.
indra/adv
.
.
.




