banner 728x250.

DPRD Berau Dorong Pasar Pesisir, Upaya Kurangi Ketergantungan ke Kota

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 831 kali

Berau, Global-satu.com – DPRD Kabupaten Berau mendorong percepatan pembangunan pasar tradisional di wilayah pesisir sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pusat kota.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menilai hingga saat ini warga di sejumlah kecamatan pesisir masih menghadapi keterbatasan akses dalam memenuhi kebutuhan pokok. Minimnya fasilitas perdagangan membuat masyarakat harus menempuh perjalanan jauh ke kota.

β€œSelama ini masyarakat pesisir harus ke kota untuk berbelanja. Ini jelas tidak efisien, baik dari sisi waktu maupun biaya,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan pasar rakyat di kawasan pesisir akan memberikan dampak signifikan, tidak hanya dalam mempermudah akses kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat lokal.

Dengan adanya aktivitas jual beli di wilayah sendiri, perputaran ekonomi diyakini akan meningkat dan membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat. Hal ini dinilai penting untuk mendorong kemandirian ekonomi di kawasan pesisir.

β€œKalau aktivitas jual beli bisa dilakukan di wilayah sendiri, perputaran ekonomi akan tumbuh dan usaha masyarakat ikut berkembang,” jelasnya.

Data tahun 2025 mencatat jumlah penduduk di lima kecamatan pesisir mencapai lebih dari 56 ribu jiwa. Jumlah tersebut dinilai cukup potensial untuk mendukung keberlangsungan pasar tradisional secara berkelanjutan.

Sutami menyebut Kecamatan Talisayan sebagai salah satu wilayah yang paling siap dikembangkan menjadi pusat pasar pesisir, mengingat posisinya yang strategis serta jumlah penduduk yang relatif besar dibanding wilayah lainnya.

DPRD menilai, pembangunan pasar tradisional tidak hanya sebatas penyediaan sarana perdagangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan agar wilayah pesisir dapat berkembang sejajar dengan kawasan perkotaan.

indra/adv