banner 728x250.

Budidaya Ikan Rumahan Terus Dikembangkan, Dinas Perikanan Berau Siapkan Benih Berkualitas

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 975 kali

Berau, Global-Satu.com – Upaya mewujudkan kemandirian pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau melalui sektor perikanan. Salah satunya dengan memperkuat program pembinaan budidaya ikan bagi masyarakat melalui Unit Pembenihan Rakyat (UPR).

Sekretaris Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih mengatakan, program tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk menjamin ketersediaan benih ikan berkualitas bagi para pembudidaya di daerah.

Menurutnya, kebutuhan benih selama ini didukung melalui Balai Benih Ikan (BBI) yang dikelola pemerintah daerah. Melalui fasilitas tersebut, masyarakat dapat memperoleh akses terhadap benih ikan yang siap dikembangkan.

β€œDinas Perikanan bisa menyiapkan benih-benih itu dari Balai Benih Ikan (BBI),” ujarnya.

Yunda menjelaskan, keberadaan Unit Pembenihan Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai penyedia benih, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi kelompok masyarakat yang ingin menekuni usaha budidaya ikan.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, masyarakat yang sebelumnya belum memahami teknik pembenihan maupun pemeliharaan ikan kini dinilai telah mampu menjalankan usaha budidaya secara mandiri.

β€œDulu mereka mungkin belum memahami bagaimana membenihkan dan sebagainya, namun seiring berjalannya waktu sekarang mereka sudah mandiri,” katanya.

Saat ini program UPR difokuskan pada empat kecamatan yang berada di wilayah perkotaan dan sekitarnya, yakni Kecamatan Tanjung Redeb, Teluk Bayur, Sambaliung dan Gunung Tabur. Adapun komoditas yang banyak dikembangkan meliputi ikan nila, ikan mas dan lele.

Selain mengembangkan budidaya melalui kolam tanah, Dinas Perikanan juga memperkenalkan penggunaan kolam terpal sebagai alternatif budidaya ikan skala rumah tangga. Metode ini dinilai lebih praktis, efisien dan mudah diterapkan masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan.

Menurut Yunda, sistem kolam terpal cukup efektif terutama untuk budidaya ikan lele yang memiliki tingkat adaptasi tinggi dan masa panen relatif cepat.

Program pengembangan perikanan tersebut juga telah menyasar berbagai kalangan, mulai dari lembaga pendidikan, kelompok PKK, hingga kelompok masyarakat di tingkat RT.

β€œIni sebenarnya yang selama ini memang kita support dari Dinas Perikanan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pengembangan sektor perikanan juga melibatkan sejumlah organisasi mitra, termasuk Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, guna memperkuat pembinaan dan pendampingan di lapangan.

Dengan dukungan yang terus diberikan, Dinas Perikanan Berau optimistis sektor budidaya ikan dapat menjadi salah satu sumber penguatan ketahanan pangan daerah sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi masyarakat.

β€œHarapannya masyarakat tidak hanya mampu memenuhi

 

Indra/Rdk