banner 728x250.

Baturunan Parau Didorong Jadi Daya Tarik Wisata Budaya Berau

banner 728x250. banner 728x250.

BERAU, GLOBAL-SATU.COM – Wakil Bupati Berau Gamalis menyebut tradisi Baturunan Parau bukan hanya bagian dari warisan budaya Suku Banua, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya di Berau dan Kalimantan Timur.

Tradisi tersebut digelar dalam rangkaian Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan HUT ke-216 Kota Tanjung Redeb. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Gamalis mengatakan, Baturunan Parau mengandung nilai gotong royong dan kebersamaan yang kuat. Tradisi tersebut dinilai menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, mempererat silaturahmi serta menjaga hubungan antargenerasi.

Menurutnya, kekayaan budaya Banua dapat melengkapi potensi wisata Berau yang selama ini banyak dikenal melalui sektor alam dan bahari. Pemerintah daerah pun mendorong agar tradisi lokal tetap dirawat sekaligus dikembangkan sebagai bagian dari potensi pariwisata.

Gamalis turut mengapresiasi tokoh adat dan masyarakat Gunung Tabur yang terus menjaga tradisi leluhur. Ia menilai keterlibatan tokoh adat penting dalam mengenalkan nilai dan sejarah budaya kepada generasi penerus.

Pelaksanaan Baturunan Parau tahun ini berlangsung di tengah musim kemarau dan kondisi kabut asap akibat meningkatnya risiko karhutla. Gamalis mengakui kondisi kualitas udara menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan kegiatan luar ruangan.

Meski demikian, ia berharap kegiatan budaya tetap dapat berlangsung sebagai bagian dari upaya menjaga identitas daerah. Gamalis mengajak masyarakat bersama-sama melestarikan dan mewariskan budaya lokal agar tetap bertahan di tengah perkembangan zaman.

Indra/ADV

Wartawan: Global Satu, Editor: Global Satu