banner 728x250.
ADV, Berau, News  

Antrean BBM Berau Jadi Perhatian, Pemkab Dorong Penyesuaian Kuota

banner 728x250. banner 728x250.

BERAU, Global-satu.com – Kuota Pertalite yang diterima Kabupaten Berau hanya 47.312 kiloliter (KL) dari usulan 83.201 KL. Selisih sebesar 35.889 KL itu menjadi sorotan Pemkab Berau dalam upaya mengatasi antrean dan memperbaiki distribusi BBM.

Berdasarkan data Diskoperindag Berau, kuota Biosolar juga berada di bawah pengajuan. Dari usulan 37.147 KL, alokasi yang diberikan sekitar 25 ribu KL atau berselisih sekitar 12 ribu KL.

Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan, hasil koordinasi dengan pihak terkait menunjukkan ketidaksesuaian kuota menjadi salah satu penyebab distribusi BBM belum optimal.

Ia menegaskan, pemerintah daerah memperjuangkan pemenuhan kebutuhan yang telah diajukan, bukan meminta tambahan di luar usulan tersebut.

“Bukan menambah, kita minta hak kita. Kita tidak menambah, cuma kita minta hak kita,” tegas Gamalis, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, kepastian pasokan BBM berpengaruh terhadap mobilitas warga dan kelangsungan usaha. Dampaknya mencakup sektor transportasi, perdagangan, jasa, hingga pariwisata.

“Ini sangat erat kaitannya dengan aktivitas ekonomi yang ada di Kabupaten Berau,” ujarnya.

Pemkab Berau mendorong pembahasan kuota dan distribusi melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD serta pihak terkait. Gamalis berharap forum tersebut menghasilkan keputusan yang dapat ditindaklanjuti untuk mengatasi persoalan di lapangan.

“Kalau bisa diputuskan di dalam RDP karena di situ regulasi. Kita di sini aktual, yang mengeksekusi,” katanya.

Ia memastikan pemerintah daerah siap melaksanakan keputusan yang disepakati dalam forum tersebut.

“Ketika apa yang diputuskan nanti oleh kawan-kawan di Dewan, benar-benar akan kita eksekusi,” tegasnya.

Pemkab berharap pasokan BBM dapat lebih sesuai dengan kebutuhan Berau. Langkah itu diharapkan membantu mengurangi antrean di SPBU sekaligus menjaga kelancaran kegiatan masyarakat dan perekonomian daerah.

(Indra/Advertorial)