banner 728x250.
ADV, Berau, News  

Tak Cukup Tambah Pasokan, Pemkab Siapkan Enam Langkah Pengawasan BBM

Antrean kendaraan di SPBU Sambaliung
Antrean kendaraan di SPBU Sambaliung
banner 728x250. banner 728x250.

BERAU, Global-satu.com – Tambahan pasokan BBM dinilai belum cukup untuk mengatasi antrean panjang di sejumlah SPBU Berau. Pemkab Berau kini menyiapkan pembenahan distribusi dan pengawasan hingga tingkat konsumen agar penyaluran tepat sasaran.

Kekhawatiran pasokan kembali tersendat turut mendorong sebagian warga membeli BBM lebih banyak sehingga antrean semakin panjang.

“Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen merumuskan langkah taktis dan regulasi yang ketat agar penyaluran BBM benar-benar tepat sasaran serta tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan oleh antrean panjang maupun kelangkaan,” tegas Bupati Berau, Sri Juniarsih.

Penyaluran BBM kembali dilakukan melalui enam SPBU pada 1 September 2026. Kepala Bagian Ekonomi Setda Berau, Slamet Riyadi mengatakan, distribusi sementara diprioritaskan untuk mengurai antrean di perkotaan, sementara pengiriman ke pesisir tetap berlangsung bertahap.

“Distribusi ke wilayah pesisir dilakukan bertahap. Untuk mengurai kemacetan panjang di perkotaan kami minta diprioritaskan,” ujarnya.

Slamet menambahkan, pengiriman kuota BBM dari pihak SBM-Pertamina juga mulai menjangkau wilayah hulu Berau.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab bersama jajaran Muspida menyiapkan enam strategi. Langkah tersebut meliputi pencocokan barcode dengan fisik kendaraan, penyeragaman dan pemantauan jam operasional SPBU serta Pertashop, hingga penyediaan kanal pengaduan langsung.

Strategi lainnya mencakup pengawasan lintas sektor oleh aparat penegak hukum dan OPD terkait, edukasi agar warga membeli sesuai kebutuhan, serta pelibatan seluruh jajaran Muspida dalam mengawal distribusi. (Indra/Advertorial)