banner 728x250.

DPRD Berau Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Kesehatan di Daerah

banner 728x250. banner 728x250.

Berau, Global-satu.com – Ketimpangan distribusi tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. DPRD Berau meminta Pemerintah Kabupaten segera melakukan pemerataan tenaga medis hingga ke wilayah pesisir dan daerah terpencil.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyebut secara jumlah tenaga kesehatan di Berau sebenarnya sudah mencukupi, namun penempatannya belum merata di lapangan.

“Jumlah nakes sebenarnya sudah cukup. Hanya saja di lapangan terjadi penumpukan di satu titik, sementara wilayah lain justru kekurangan,” ujar Subroto.

Ia menyayangkan kondisi tersebut karena berdampak langsung pada kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pesisir dan terpencil yang masih minim tenaga medis.

“Saya sayangkan penempatannya belum maksimal. Ada satu tempat nakesnya menumpuk, tapi di tempat lain justru kekurangan,” tambahnya.

Subroto mendesak pemerintah daerah segera melakukan evaluasi tata kelola penempatan tenaga kesehatan agar pelayanan dapat berjalan lebih merata di seluruh wilayah Berau.

Ia juga menyoroti terhentinya pelayanan di salah satu puskesmas wilayah pesisir pascalebaran akibat belum dibayarkannya hak tenaga medis penugasan khusus selama beberapa bulan.

“Bagaimana mereka bisa bekerja optimal jika haknya belum dipenuhi. Ini persoalan yang harus segera ditanggapi pemerintah,” tegasnya.

Ia menekankan agar masyarakat di wilayah terpencil tidak menjadi korban akibat persoalan administratif maupun ketimpangan distribusi tenaga kesehatan.

Subroto pun mendorong Pemkab Berau segera mengambil langkah konkret, termasuk penugasan khusus untuk menutupi kekurangan tenaga medis di daerah pesisir.

“Saya harap pemerintah segera melakukan pemerataan agar semua masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” pungkasnya.

indra/adv