BERAU, Global-satu.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Husin Djufrie, kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah ke-4. Acara yang mengusung tema “Tata Ruang Berkelanjutan Demi Masa Depan Pembangunan Daerah” ini berlangsung di Jalan H. M. Thaib, Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Sabtu malam (09/05/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WITA tersebut dihadiri oleh ratusan warga yang antusias untuk memahami pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawal kebijakan tata ruang di daerah.
Dalam sambutannya, Husin Djufrie menekankan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan pilar utama dalam demokrasi daerah, terutama dalam mengawasi jalannya pembangunan.
“Tata ruang bukan hanya urusan pemerintah atau pengembang, tetapi menyangkut masa depan kita dan anak cucu kita. Pembangunan yang maju harus selaras dengan kelestarian lingkungan agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Husin Djufrie di hadapan para warga.
Untuk mengupas tuntas urgensi tema tersebut, sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber. Narasumber pertama, Juanita Sari, memaparkan materi dari perspektif kebijakan publik dan penguatan partisipasi masyarakat. Ia menjelaskan bagaimana regulasi tata ruang yang partisipatif dapat mencegah konflik sosial dan menjamin hak-hak warga atas lingkungan yang layak.
Sementara itu, narasumber kedua, Achmad Junaidi, membedah tema dari sisi teknis dan implementasi tata kota. Ia menggarisbawahi pentingnya zonasi wilayah yang tegas guna menghindari dampak buruk bencana alam dan degradasi lingkungan akibat pembangunan yang tidak terkontrol.
Jalannya diskusi yang berlangsung interaktif ini dipandu oleh Sappe selaku moderator. Memasuki sesi tanya jawab, suasana semakin hangat saat warga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan aspirasi serta keluhan terkait tata ruang dan infrastruktur di wilayah Tanjung Redeb.
Melalui sosialisasi ke-4 ini, Husin Djufrie berharap kesadaran politik dan kritis masyarakat Kabupaten Berau semakin meningkat, khususnya dalam mengawal setiap kebijakan pembangunan daerah agar tetap berbasis pada konsep kelestarian lingkungan dan keberlanjutan.
(Red/Adv)
.
.
.




