Berau, Global-satu.com – Menjelang libur akhir tahun 2025, destinasi wisata bahari Berau kembali diprediksi menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Momen meningkatnya kunjungan ini dinilai sebagai peluang besar bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan omzet dan memperluas pasar.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan bahwa lonjakan wisatawan pada libur panjang selalu membawa dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah. Pelaku UMKM disebut harus mampu memanfaatkan momentum tersebut secara maksimal.
“Setiap akhir tahun atau libur panjang, pasti banyak wisatawan datang ke Berau. Nah, momentum inilah yang harus dimanfaatkan para pelaku UMKM kita,” ujar Gamalis, Rabu (3/12/2025).
Ia menegaskan bahwa sektor UMKM akan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, saat aktivitas wisata bahari di Bumi Batiwakkal biasanya mengalami peningkatan signifikan.
“Kami terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM. Sektor ini tetap menjadi fokus utama pemerintah, terlebih memasuki akhir tahun ketika kunjungan wisatawan mengalami lonjakan,” tegasnya.
Menurut Gamalis, peningkatan kunjungan wisatawan berdampak langsung pada geliat ekonomi. Peluang usaha terbuka lebar, khususnya bagi sektor kuliner, kerajinan tangan, dan jasa wisata.
“Pelaku UMKM, terutama yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan tangan, dan jasa wisata, berpotensi meraih keuntungan lebih besar selama musim liburan,” jelasnya.
Ia menilai peningkatan permintaan dari wisatawan mampu menggerakkan kembali roda ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha lokal.
Untuk memastikan UMKM siap menghadapi lonjakan aktivitas wisata, Pemkab Berau terus mengupayakan program penguatan melalui pelatihan, pendampingan, hingga akses permodalan.
Langkah ini bertujuan agar pelaku usaha lokal mampu menghasilkan produk berkualitas, berdaya saing, serta mampu memenuhi kebutuhan pasar wisata yang semakin berkembang.
“Kami ingin pelaku UMKM semakin siap dan kompetitif. Produk lokal harus mampu bersaing dan menjadi pilihan utama wisatawan,” tutup Gamalis.
Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah daerah berharap libur akhir tahun 2025 menjadi momentum pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi UMKM sekaligus memperkuat posisi Berau sebagai destinasi wisata bahari unggulan di Kalimantan Timur.
Indra/Adv
.
.
.




