banner 728x250.
News  

Pameran Craft Exhibition 2022 Resmi Dibuka, A Irfandi Langgara: Menmenumbuhkembangkan Industri Kecil dan Menengah

IMG-20220818-WA0062
IMG-20220818-WA0065
IMG-20220818-WA0066
IMG-20220818-WA0063
IMG-20220818-WA0064
banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 829 kali

BANTAENG – Ketua Dekranasda Bantaeng Ibu Sri Dewi Yanti membuka Pameran Craft Exhibition 2022 di halaman Kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) Kab Bantaeng, Kamis (18/7).

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 18-19 Agustus dan terselengara atas kerjasama Dekranasda, Dinas Tenaga kerja dan Perindustrian dan Dinas penanaman modal dan PTSP kabupaten Bantaeng.

Pembukaan Pameran ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Bantaeng A. Irfandi Langgara dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Drs Muh Ali Imran MM.

Sama seperti kegiatan sebelumnya, kegiatan ini memamerkan dan memasarkan berbagai produk hasil kerajinan para perajin yang selama ini dibina oleh Dekranasda Bantaeng.

β€œBanyak produk unggulan yang dipamerkan di sini. Semua berasal dari para perajin yang tersebar di delapan kecamatan yang ada di Bantaeng,” ucap Ketua Panitia Ibu Erna

Semuanya merupakan produk unggulan Bantaeng, dengan adanya kegiatan ini, para perajin semakin termotivasi untuk bisa tetap produktif apalagi di masa pandemi covid 19.

Dia berharap dengan adanya pameran ini mereka bisa memperkenalkan lebih luas lagi produk yang ada di wilayahnya, intinya kegiatan ini untuk memperkenalkan produk hasil pengrajin yang lebih baik dan mempunyai standar untuk bisa kita ikutkan di pameran-pameran tingkat provinsi dan nasional.

“Ini bisa menjadi tolak ukur bagi masyarakat luas, bahwa perajin Bantaeng sudah kreatif, inovatif dan keren,” ujarnya.

Berbagai produk kerajinan hasil dari Industri Kecil dan Menengah (IKM) dipamerkan di Gerai Dekranasda ini, di antaranya makanan ringan, minuman, badik, dan souvernir lainnya, tutup Erna.

Salah satu anggota dari Dekranasda Safri mengungkapkan kegiatan ini untuk menggali potensi-potensi kerajinan yang ada di daerah Kecamatan masing-masing.

“Kita terkendala dengan minimnya produk kerajinan dan jika mengikuti pameran ekspedisi dan memenuhi kriteria, kita akan persiapkan untuk bisa ikuti pameran di Jakarta bulan September,” jelasnya.

Safri berharap kita bisa mendapatkan energi yang baru yang memiliki nilai jual yang bisa kita bawa ke pameran nantinya.

Dalam kesempatan itu dia juga menjelaskan ada tiga kategori penilaian, pertama inovasi, kreatif dan juga pengunjung terbanyak yang nantinya dinilai.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja A Irfandi Langgara disela-sela kunjungannya di stand pameran mengatakan Pameran craft Exhibition bekerja sama dengan dinas penanaman modal dan PTSP.

“Kehadiran pameran-pameran seperti ini bisa menambah support yang ada di desa dan di Kecamatan sehingga bisa terus berkembang, ucap Irfandi Langgara,” jelas Irfandi Langgara.

Dia mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkembangkan industri kecil dan menengah.

“Cara memperkenalkan produknya melalui pameran seperti ini. Semua yang ada dipamerkan di sini adalah hasil dari kerajinan,” pungkasnya.

(Taufik Akbar)