Hasil Penelitian Tahun 2021
Survei prevalensi penyalahgunaan narkoba :
BNN bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan Survei Nasional Penyalahgunaan Narkoba tahun 2021 dengan hasil angka prevalensi secara nasional mengalami kenaikan. pada kategori setahun pakai, dari yang sebelumnya 1,80% atau 3.419.188 pada tahun 2019, kini menjadi
1,95% atau 3.662.646 pada tahun 2021 dan pada kategori pernah pakai meningkat dari 2,40% atau 4.534.744 menjadi 2,57% atau 4.827.616.
Meskipun demikian, terdapat kabar baik bahwa angka prevalensi di wilayah pedesaan pada rentang usia 25-49 tahun mengalami
penurunan dari 3,39% menjadi 2,24% untuk pernah pakai dan pada kategori setahun pakai mengalami penurunan dari 2,50% menjadi 1,61%. Hal ini menunjukan intervensi program Desa Bersinar berhasil.
Survei kepercayaan masyarakat :
berdasarkan survei yang dilakukan untuk mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNN, diperoleh hasil 88,64 dalam skala 100 yang mengindikasikan kepercayaan masyarakat terhadap BNN dalam
kategori sangat baik.
Hasil tersebut merupakan penilaian masyarakat terhadap BNN secara keseluruhan yang dipengaruhi oleh aspek norma dan nilai bersama, kesediaan untuk mendukung, serta manfaat yang dirasakan.
Tingginya nilai indeks tersebut merupakan suatu bentuk kepercayaan dan keyakinan masyarakat terhadap BNN dalam
melaksanakan program P4GN.
Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam P4GN dalam rangka pemenuhan kompetensi pegawai BNN, pada tahun 2021 Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN telah memberikan pendidikan dan pelatihan kepada 3.997 personel BNN.
Pendidikan dan pelatihan yang diberikan berupa pelatihan Raid Planning and Execution (RPE); pelatihan Media Sosial; Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat Dua; hingga pelatihan gabungan “International Training For Law Enforcement” yang merupakan kerja
sama BNN dengan International Anti Narcotics Center Of Exelence (INARCELL).
.
.
.




