banner 728x250.
News  

Unmul Terima Kunjungan Tamu Lulusan Australia Terkait Program Beasiswa Australia Award di Indonesia

IMG-20230224-WA0023
IMG-20230224-WA0022
IMG-20230224-WA0024
IMG-20230224-WA0021
banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 1.100 kali

SAMARINDA – Universitas Negeri Mulawarman (UNMUL) Samarinda menerima kunjungan mahasiswa lulusan Australia di ruang rapat Gedung Rektorat Unmul lantai 3, pada Kamis (23/2/2023).

Kunjungan para tamu lulusan Australia yakni Kepala Sub bagian Asia Pasifik dan Afrika, Biro KTLN, Kemensetneg Aldi Triyanto, Senior Program Manager Dep. Of.Foreign Affair and Trade Australia Tuty Naibaho, Senior Manager Australia Awards In Indonesia, dan sejumlah rombongan.

Disambut Wakil Rektor Universitas Mulawarman Bidang Akademik Samarinda Prof.Dr. Lambang Subagiyo M.Si, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof.Dr.H.Moh.Bahzar., M.Si, Dekan FMIPA, Dr, Dra, Hj Ratna Kusuma.,M. Si, Ketua LP2M Prof Widi Sunaryo, SP.,M.Si., P.hD beserta seluruh jajaran.

Kepala Sub bagian Asia Pasifik dan Afrika, Biro KTLN, Kemensetneg Aldi Triyanto menjelaskan kunjungannya dalam rangka melakukan sosialisasi Australia Awards di Indonesia merupakan beasiswa transformasional bergengsi dan kursus singkat yang ditawarkan kepada para pemimpin baru untuk studi, penelitian dan pengembangan profesional di Australia.

Dijelaskannya, Australia Award itu adalah program pengembangan kapasitas melalui beasiswa jenjang master dan doktoral, selain itu ada program untuk jangka pendeknya beasiswa kepada warga Indonesia untuk belajar dengan tema-tema tertentu. Yang nantinya diharapkan dapat memberikan sumbangsih pada Indonesia dalam pembangunan SDM.

Pemberian beasiswa lainnya, selain itu ada pula Australian Grand Skill ( AGS), salah satu pemberian beasiswa kepada para alumni Australia sebagai bentuk feedback atau timbal balik dari para alumni yang telah lulus. “Tentunya ini memberikan dampak kepada masyarakat sekitar melalui program – program dan pendanaan program untuk pembangunan. Program ini sudah berjalan selama 70 Tahun dari sejak 1953 dan sudah berganti – ganti nama, hingga sekarang Australian Awards In Indonesia dalam bentuk Award scholar ship,” ujar Aldi Triyanto.

“Menteri Sekretaris Negara ( Mensetneg) dalam hal ini berperan sebagai mitra utama antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Australia,” tambahnya.

Mensetneg yang membuat perjanjiannya, implementasinya setidaknya tahun ini Mensetneg membuka peluang untuk program Australian Awards in Indonesia untuk jenjang Master dan Doktoral yang di tujukan untuk tiga kategori yakni perempuan dengan kondisi rentan, orang yang disabilitas dan provinsi target.

“Maksudnya provinsi target ini adalah bagi para pelamar mendapatkan kemudahan dan prioritas dalam bentuk pendaftaran, untuk target provinsi ini tiidak akan setinggi dengan provinsi lain yang tidak masuk target,” terangnya.

Ditahun 2023 ini terdapat 15 provinsi se-Indonesia yang sudah menjadi target diantaranya Papua Barat, Papua Barat Daya , Papua Selatan, Papua pegunungan, Papua, Maluku Utarat, Maluku , NTT, NTB, Sulbar, Gorontalo, Sulteng, Lampung , dan Kaltim.

“Kaltim ini awalnya bukan Masuk provinsi target namun karena banyak melibatkan ASN dan ada pengembangan IKN. Akhirnya menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan prioritas,” ungkapnya.

Harapannya, lanjut Aldi, tentu kedepan semakin banyak yang belajar ke Australia, dan kembali ke Indonesia untuk membangun, dan yang terpenting beasiswa yang diberikan semua biaya sekolah, tempat tinggal hingga lulus di tanggung.

“Tahun ini pembukaan dari 1 Feb -1 Mei 2023, di website Australia Awards In indonesia.org intinya siapa pun bisa mendaftar,” tandasnya.

Wakil Rektor Universitas Mulawarman Bidang Akademik Samarinda Prof.Dr. Lambang Subagiyo M.Si sebagai perwakilan Unmul Kaltim mengungkapkan rasa  bangganya serta mengapresiasi terhadap produk yang dihasilkan oleh salah satu dosennya yaitu Dirgarini sebagai alumni Universitas Australia.

Menurutnya, ini merupakan bentuk trobosan pembelajaran interaktif yang menghasilkan kompetensi yang meliputi empat C yakni Creatical thingking, creativ thingking Colaborative dan Comunication.

“Harapan dengan adanya program beasiswa pendidikan dari Australia ini para dosen yang ada pada jenjang magister maupun doktor bisa berkreasi lebih banyak dengan pendanaan yang diberikan dan mudah mudahan terus berlanjut. Pesan bagi para mahasiswa yang megister segera meningkatkan study-nya terutama di Australia,” pungkasnya. (Bud)