Sementara itu, Sekjen DPP AWPI Hendar Yanto mengatakan, terkait dengan berita acara rapat dan susunan kepengurusan di tingkat DPC AWPI baik yang di jakarta timur dan di jakarta Selatan pada prinsipnya kami menerima sekaligus akan dipelajari dan yang paling penting adalah komitmen seperti adanya pakta integritas yang ditunjukkan oleh pengurus dan anggota sebagai bentuk keseriusan kita dalam membangun sebuah organisasi
Menurut Hendar Yanto, membangun sebuah organisasi AWPI sama halnya kita mengelola sebuah pemerintah dengan baik, karena memang saya adalah pensiunan di kementrian dalam negeri untuk itu AWPI harus benar dan berhasil, kalau tidak benar pasti malu saya.
Selain itu, Ia sampaikan setelah membuat company profile, masukan dan usulan dari seluruh pengurus dan anggota selesai, kami akan kirim ke Kementrian Dalam Negeri, Dewan Pers. “Artinya kami juga ingin diverifikasi, jadi butuh kekompakan, visi dan misi yang sama, “jelasnya.
Sekjen DPP AWPI, menyampaikan, “kita persiapkan semuanya dari sekarang, nanti sekitar bulan Juni 2022 ada agenda Rakernas sekaligus pelantikan di seluruh pengurus ditingkat DPC dan DPD, untuk tempat nya masih kita musyawarahkan bersama nantinya,” Tutur Hendar Yanto.
Dia menambahkan, satu-satunya organisasi profesi pers yang bekerjasama dengan lembaga pendidikan universitas dr moestopo adalah AWPI, dimana nanti semua wartawan yang ada di organisasi AWPI bisa mengikuti uji kompetensi wartawan baik itu muda, madya atau utama. “Jadi semua pengurus dan anggota harus pintar,” tutup sekjen Hendar Yanto mengakhiri pertemuan dengan calon pengurus DPC diruang rapat tersebut (Fathir)
.
.
.




