Berau, Global-satu.com – Penyelenggaraan event budaya di Kabupaten Berau dinilai masih perlu didorong agar tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggota DPRD Berau, Sutami, menilai peran dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perlu dioptimalkan untuk mendukung kegiatan tersebut.
Menurut Sutami, keberadaan ratusan perusahaan di Berau merupakan potensi besar yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan sektor budaya dan pariwisata daerah. Ia menilai, selama ini kontribusi tersebut belum tergarap secara maksimal.
“Event budaya tidak harus selalu mengandalkan APBD. Perusahaan yang beroperasi di Berau juga memiliki tanggung jawab sosial yang bisa diarahkan untuk mendukung kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan perusahaan dalam pembiayaan event budaya tidak hanya membantu pemerintah daerah dari sisi anggaran, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan, termasuk menghadirkan hiburan yang lebih menarik bagi masyarakat.
Namun demikian, Sutami menilai perlu adanya mekanisme yang jelas dalam pengelolaan dan penyaluran dana CSR agar kontribusi dari perusahaan dapat berjalan lebih terarah dan tidak tumpang tindih.
“Kalau tidak diatur dengan baik, bantuan bisa menumpuk di satu titik sementara daerah lain belum tersentuh. Ini yang harus dibenahi melalui sistem yang lebih terkoordinasi,” jelasnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk membangun komunikasi yang lebih intens dengan pihak perusahaan, sehingga program CSR dapat disinergikan dengan kebutuhan pembangunan, termasuk dalam mendukung pelestarian budaya lokal.
Selain itu, Sutami menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana CSR agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana kontribusi dunia usaha terhadap kegiatan daerah.
“Transparansi penting agar semua pihak bisa melihat manfaatnya secara nyata. Dengan begitu, kepercayaan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat juga akan semakin kuat,” tegasnya.
Ia berharap, dengan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan perusahaan, penyelenggaraan event budaya di Berau dapat semakin berkembang tanpa sepenuhnya bergantung pada APBD, sekaligus memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat.
indra/rdk/adv
.
.
.




