banner 728x250.

Sumadi Soroti Berau Masuk Zona Merah Narkoba, Ajak Semua Pihak Perkuat Pencegahan

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 929 kali

BERAU, GLOBAL-SATU.COM – Anggota DPRD Berau, Sumadi, menyoroti meningkatnya peredaran narkotika di wilayah Bumi Batiwakkal yang kini masuk dalam kategori zona merah. Ia menilai kondisi tersebut menjadi peringatan serius bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan pengawasan dan langkah pencegahan secara masif.

Peringatan itu disampaikan Sumadi setelah menerima laporan aparat penegak hukum mengenai tingginya angka kasus narkoba dalam beberapa tahun terakhir.

“Ketika aparat menyebut Berau sudah zona merah, ini berarti situasinya tidak bisa dianggap remeh lagi. Perlu upaya luar biasa dari semua pihak, bukan hanya aparat penegak hukum,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, tren kenaikan kasus narkoba menunjukkan bahwa jaringan peredaran telah merambah ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk hingga tingkat akar rumput. Kondisi ini mempertegas bahwa pendekatan penindakan harus dibarengi dengan pencegahan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Penindakan itu penting, tapi tanpa pencegahan yang kuat, peredaran akan terus berulang. Masyarakat harus dilibatkan aktif dalam gerakan melawan narkoba,” tegasnya.

Sumadi juga memberikan apresiasi terhadap program sosialisasi bahaya narkoba yang digencarkan Polres Berau ke berbagai sekolah. Ia menilai penyuluhan sejak dini menjadi langkah strategis untuk membentengi generasi muda dari pengaruh narkotika.

“Langkah sosialisasi ke sekolah-sekolah itu sangat baik. Generasi muda harus dibekali pemahaman agar tidak mudah terjerumus,” katanya.

Selain mengapresiasi edukasi, Sumadi mendorong pemerintah daerah memperkuat kerja sama dengan kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta institusi pendidikan untuk menciptakan sistem pencegahan yang lebih efektif. Ia menilai permasalahan narkoba tidak dapat diselesaikan hanya dengan razia dan penangkapan.

“Penanganan narkoba tidak cukup dengan razia dan penangkapan. Harus ada pendekatan sosial, pendidikan, dan ekonomi yang jalan beriringan,” pungkasnya.

Indra/ADV