banner 728x250.

Sumadi Dorong Pembinaan Narapidana Berkelanjutan di Berau

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 1.036 kali

BERAU,Global-satu.com  – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menekankan pentingnya pembinaan narapidana yang berkelanjutan, baik selama mereka menjalani masa tahanan di Rutan Tanjung Redeb maupun setelah kembali ke masyarakat. Menurutnya, keberhasilan reintegrasi sosial mantan narapidana hanya bisa dicapai jika pemerintah memberikan dukungan yang konsisten.

“Pembinaan harus dimulai sejak mereka berada di rutan. Setelah bebas, pemerintah perlu hadir dengan dukungan permodalan. Skema pinjaman tanpa bunga sudah ada, tapi tetap dibutuhkan pendampingan agar tidak salah arah,” tegas Sumadi.

Ia menilai berbagai kegiatan pembinaan di Rutan Tanjung Redeb, mulai dari kerajinan hingga kelompok usaha gaharu, memiliki potensi ekonomi yang besar jika dikembangkan lebih serius. Karena itu, Sumadi menekankan pentingnya kesinambungan program setelah warga binaan menyelesaikan masa hukuman.

“Jangan sampai setelah keluar mereka kembali ke lingkungan lama tanpa pegangan. Pembinaan harus berlanjut, bukan berhenti di pintu rutan,” katanya.

Selain itu, Sumadi mendorong Pemkab Berau menyiapkan fasilitas pemasaran khusus untuk produk karya warga binaan, seperti ruang pamer atau galeri. Menurutnya, ini bisa menjadi sarana promosi sekaligus daya tarik wisata baru.

“Kalau bisa dibangun tempat khusus, seperti ruko atau galeri, wisatawan bisa melihat hasil kerajinan warga binaan. Ini potensi ekonomi yang sangat layak dikembangkan,” ujarnya.

Terkait kondisi rutan yang mulai kelebihan kapasitas, Sumadi menilai relokasi bukan langkah mendesak. Ia menyarankan pengembangan vertikal sebagai solusi yang lebih realistis dibandingkan memindahkan rutan ke lokasi baru yang menyulitkan akses masyarakat.

“Relokasi akan menyulitkan keluarga berkunjung, dan sulit mencari lahan baru di pusat kota. Rutan kita baru satu lantai, masih bisa dikembangkan menjadi tiga atau empat lantai,” jelasnya.

Sumadi bahkan mengusulkan agar pengembangan rutan juga menghadirkan ruang ekonomi produktif, seperti galeri, kafe, atau minimarket di lantai bawah. “Selain menambah pendapatan, ini juga mendukung pembinaan warga binaan,” tambahnya.

Ia berharap pengembangan Rutan Tanjung Redeb dapat memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat, mengingat rutan merupakan fasilitas vertikal di bawah kewenangan Kemenkumham.

Indra/adv