banner 728x250.

Redam Konflik, TNI-Polri dan Pemkab Temui Masyarakat Dari Dua Kelompok Massa

IMG-20220111-WA0010
IMG-20220111-WA0009
IMG-20220111-WA0012
IMG-20220111-WA0011
banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 1.280 kali

Sementara itu, salah satu pihak keluarga korban dari suku Nduga menyebutkan telah mendapat informasi bahwa meninggalnya salah satu masyarakat Nduga karena ditembak oleh aparat keamanan, dalam hal ini anggota Polres Jayawijaya.

Menanggapi hal tersebut, pihak TNI-Polri bersama para Bupati juga dengan Dirintelkam Polda Papua Kombes Pol Tagor Hutapea, Anggota MRP Luis Madai, Tokoh agama Pdt. Sipe Kelnea, S.pdk., Pemerhati HAM Pegunungan Tengah Theo Hesegem, menuju RSUD Wamena untuk mengecek langsung kondisi jenazah korban.

Setelah dilakukan pengecekan bersama tidak ditemukan adanya luka tembak pada tubuh korban, melainkan terdapat luka bacok pada bagian kepala dan punggung serta 3 luka anak panah pada bagian leher korban.

Selanjutnya rombongan kembali mendatangi rumah duka untuk memberikan penjelasan kepada pihak keluarga bahwa korban meninggal dunia bukan karena luka tembak melainkan akibat luka bacok yang dialami.

Sementara itu pertemuan dengan kelompok masyarakat Suku Lanny Laya dilaksanakan di Kampung Wesakma Distrik Wouma dan dihadiri sebanyak 1000 orang masyarakat.

Dihadapan masyarakat, Bupati Kab. Lanny Jaya Befa Jigibalom berharap agar masalah ini dapat segera diselesaikan. โ€œMari kita berdamai dengan saudara kita dari suku Nduga. Masalah yang terjadi saat ini dapat kita selesaikan dengan duduk bersama tanpa harus ada perang,โ€ katanya.

Hal senada turut disampaikan oleh Komandan Perang Suku Lanny, Kaletus Kogoya. Pihaknya menginginkan perdamaian diantara kedua keluarga beaar. โ€œKami juga tidak menginginkan adanya perang saling bunuh ini,โ€ tuturnya.

Bupati Kab. Jayawijaya John R. Banua ditemui disela-sela pertemuan tersebut menyampaikan bahwa kehadiran Bupati Kab. Nduga dan Bupati Kab. Lanny Jaya ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. โ€œKita tidak ingin permasalahan diselesaikan dengan saling serang ini terus berlanjut yang dikhawatirkan akan berdampak luas kedepannya,โ€™โ€™ pungkasnya. (*)