banner 728x250.

Perusda Dinilai Belum Maksimal, Vitalis Paulus Desak Pengelolaan Berorientasi Profit

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 802 kali

BERAU, GLOBAL-SATU.COM – Anggota Komisi III DPRD Berau, Vitalis Paulus Lette, menilai kinerja sejumlah Perusahaan Daerah (Perusda) masih jauh dari harapan. Ia menyebut perusahaan milik daerah tersebut belum memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), padahal peran mereka sangat strategis di tengah kondisi fiskal daerah yang semakin menantang.

Dalam tanggapannya, Vitalis menegaskan bahwa Perusda seharusnya beroperasi dengan orientasi keuntungan yang jelas dan langkah yang berani.

“Kalau orientasinya profit, jangan main kecil. Keuntungan yang disebutkan kemarin belum mencerminkan Perusda,” ujarnya, Rabu (23/10/2025).

Menurutnya, selama ini Perusda lebih banyak menunjukkan aktivitas tanpa menghasilkan nilai tambah yang nyata. Kondisi ini dianggap tidak sejalan dengan kebutuhan daerah yang perlu memperkuat kemandirian fiskal, terutama ketika dana transfer pusat terus mengalami penurunan.

“Kita tidak bisa terus bergantung pada dana transfer pusat. Pemerintah butuh akselerasi PAD, dan Perusda adalah salah satu kuncinya,” tegasnya. Vitalis menyebut Pemkab Berau harus mendorong pola kerja yang lebih profesional dan berbasis analisis bisnis, bukan sekadar memenuhi formalitas.

Ia menjelaskan bahwa profit hanya dapat dicapai jika Perusda memiliki modal memadai dan kajian usaha yang realistis. Ia mencontohkan rencana usaha perkebunan sawit sebagai gambaran perlunya perhitungan matang.

“Kalau mau buka 1.000 hektare, hitung dulu. Untuk pembersihan, bibit, dan operasional bisa Rp60 juta per hektare. Artinya, butuh Rp60 miliar. Tapi potensi panennya bisa Rp40–50 miliar per tahun. Itu baru bicara bisnis,” jelasnya.

Vitalis juga mendorong agar langkah besar tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Ia menyarankan agar setiap proyek dimulai dari skala kecil untuk melihat hasil dan prospek ke depan. “Lebih baik mulai dari kecil tapi jelas hasilnya, daripada besar tapi gagal total,” pungkasnya.

Indra/ADV