banner 728x250.

Peringatan HUT Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214 Dimeriahkan dengan Lomba Kuliner Tradisional

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 1.194 kali

TANJUNG REDEB, Global-Satu.Com – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Kabupaten Berau yang ke-71 dan Kota Tanjung Redeb yang ke-214, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau menggelar lomba kuliner khas daerah, ancur paddas dan puncak rasul.

Acara tersebut bertujuan untuk memperkenalkan, melestarikan, serta mengembangkan potensi kuliner tradisional Berau. Acara tersebut bertempat di Lapangan GOR Pemuda Berau, Selasa (17/9/2024).

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, hadir dan memberikan sambutan dalam acara tersebut. Ia menekankan bahwa perlombaan tersebut bukan hanya ajang kompetisi, melainkan upaya untuk memperkuat identitas budaya melalui kuliner.

“Kita berharap kuliner seperti ancur paddas tidak hanya dikenal di daerah kita, tetapi juga di luar Berau. Ini adalah bagian dari melestarikan warisan budaya kita yang kaya,” kata Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih berharap ancur paddas dapat terus dikembangkan sebagai potensi ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, untuk turut serta mempromosikan kuliner tradisional tersebut. Menurutnya, pengusaha perhotelan memiliki peran penting dalam memperkenalkan makanan khas Berau kepada para wisatawan yang datang.

“Saya mendorong agar hotel-hotel di Berau memasukkan ancur paddas sebagai salah satu menu yang disajikan kepada tamu-tamu mereka. Dengan begitu, semakin banyak wisatawan yang dapat mencicipi dan mengenal kuliner tradisional kita,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Sri Juniarsih juga mengajak kelompok ibu-ibu dan pelaku UMKM untuk memproduksi ancur paddas secara massal, sehingga kuliner ini dapat menjadi komoditas yang memiliki nilai jual tinggi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Bupati Berau juga menegaskan bahwa promosi terhadap kuliner khas daerah tidak boleh berhenti pada kegiatan ini saja. Menurutnya, sebagai salah satu destinasi wisata utama di Kalimantan Timur, Berau harus terus memaksimalkan potensi kuliner sebagai bagian dari daya tarik wisata. Terlebih dengan penetapan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur, peluang untuk memperkenalkan kuliner tradisional Berau semakin terbuka lebar.

“Kita memiliki potensi besar di sektor pariwisata, dan kuliner tradisional adalah salah satu kekayaan yang harus kita promosikan lebih luas, terlebih dengan adanya IKN. Ini adalah momentum yang harus kita manfaatkan sebaik mungkin,” tegas Sri Juniarsih.

Perlombaan kuliner tersebut merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb. Acara tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya lokal, sekaligus menarik minat wisatawan untuk menikmati kekayaan kuliner khas Berau.

Nada/Rdk/Adv