BERAU,Global-satu.com – Pembangunan Jembatan Sei Bataan di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk, kini telah menembus sekitar 90 persen. Capaian ini mendapat apresiasi dari DPRD Berau karena dinilai menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas wilayah pesisir selatan.
Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, menegaskan bahwa Jembatan Sei Bataan merupakan infrastruktur vital yang sejak lama menjadi kebutuhan masyarakat. Apalagi jembatan sebelumnya tidak lagi layak digunakan setelah rusak akibat banjir.
“Pembangunan ini membawa harapan besar bagi masyarakat, khususnya warga Teluk Sumbang Seberang. Akses darat yang aman dan layak akhirnya mulai terpenuhi,” ujarnya.
Meski progresnya sudah mendekati akhir, Liliansyah mengingatkan agar percepatan tidak mengorbankan kualitas konstruksi. Tahap akhir seperti pengecoran lantai dan penyelesaian oprit disebut membutuhkan pengawasan ketat demi menjamin keamanan jembatan dalam jangka panjang.
“Mutu tetap harus menjadi prioritas. Pengawasan wajib diperketat agar hasilnya benar-benar sesuai standar,” tegasnya.
Ia optimistis jembatan tersebut kelak memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi setempat. Selain memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil kebun, keberadaan jembatan juga dinilai berpotensi membuka peluang pengembangan pariwisata di kawasan Teluk Sumbang.
“Dampaknya tidak hanya pada mobilitas, tetapi juga membuka ruang bagi ekonomi kreatif dan pariwisata. DPRD akan terus mengawal hingga jembatan benar-benar fungsional dan dapat dimanfaatkan masyarakat,” tandasnya.
Indra/adv
.
.
.




