banner 728x250.
News  

Lapas Kelas IIA Samarinda Terima Kunjungan dari Dirkeswat Ditjenpas Kemenkumham RI

IMG-20230309-WA0006
IMG-20230309-WA0005
IMG-20230309-WA0004
IMG-20230309-WA0003
banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 829 kali

SAMARINDA – Direktur Kesehatan dan Perawatan Rehabilitasi (Dirkeswat) Elly Yuzar hadir mengunjungi Lapas Kelas IIA Samarinda Jl Jendral Soedirman, kedatangannya ini dalam rangka monitoring, evaluasi dan uji petik pemeliharaan sarana dan prasarana kebutuhan dasar narapidana, anak binaan, tahanan dan anak pada Rabu (08/03/23).

Dalam kunjungannya ini, ada tiga hal yang di fokuskan yakni dalam hal kebutuhan dasar warga binaan diantaranya tentang pelayanan kesehatan, pelayanan makanan dan pelayanan rehabilitasnya.

“Saya melihat ada tiga kebutuhan dasar yang saya perhatikan terkait pelayanan, bagaimana pelayanan kesehatan mereka, bagaimana pelayanan bahan makanan mereka dan bagaimana pelayanan masalah tentang rehabilitasi mereka, semua saya melihat di luar prediksi saya, ternyata di Samarinda ini sangat luar biasa termasuk dalam hal pelayanannya yang sangat baik sekali, karena sudah beberapa tempat yang kita perhatikan,” tuturnya.

Bukan hanya itu saja usai melakukan peninjauan di ruang Klinik Lapas, Elly Yuzar turut menyoroti pentingnya memiliki izin klinik di setiap lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia, hal ini sejalan dengan apa yang telah di instruksikan oleh Pusat melalui Dirkeswat Ditjen Kemenkumham RI.

“Saat ini kita dorong Lapas-lapas yang ada di Samarinda mempunyai izin Klinik seperti di tempat lainnya, sekarang di tempat kita sudah ada beberapa tempat yang memperoleh izin klinik dari Dinas Kesehatan,”terangnya.

Selanjutnya setelah melakukan pemeriksaan pada dapur Lapas dan mencicipi menu harian yang menjadi sajian bagi warga binaan, dirinya tidak menyangka bahwa dari segi kebersihan dan menu yang ada dianggap sangat baik dan layak.

“Berkaitan dengan dapurnya, saya berani menjamin bahwasanya dapur-dapur yang ada di Lapas Samarinda ini saya menjamin dapurnya lebih bagus dan lebih bersih di bandingkan dengan Restaurant yang ada di luar, pada kenyataannya memang benar-benar bersih,” jelasnya.

Dalam melakukan penanganan rehabilitasi, Lapas Kelas IIA Samarinda dapat menerapkan pola-pola yang mampu merangkul secara keseluruhan baik bagi para perehap maupun Stacholder yang berkaitan.

“Demikian dengan pola-pola rehabilitasi yang di lakukan, mereka yang pengguna, pecandu maupun di rehap, mereka dapat merangkul stackholder yang ada, dari segala lini artinya di dalam rehap tidak bekerja sendiri,” ungkap Dirkeswat Ditjenpas Kemenkumham RI.

Sementara itu Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda Hudi Ismono menjelaskan kunjungan dari Dirkeswat ini ingin memastikan apakah Lapas Samarinda ini sudah melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi para WBP dan masyarakat.

“Alhamdulillah tadi sudah disampaikan Dirkeswat bukan hanya di sini saja tapi juga di lapas Narkotika, Rutan Samarinda semuanya di sini berjalan dengan baik,” ucapnya.

Terkait catatan penting lainnya yang di sampaikan Dirkeswat Elly Yuzar, mengenai pencapaian dalam meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK ) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

” Saat ini sedang berlomba-lomba untuk meraih predikat WBK danWBBM salah satu unsur itu adalah melayani masyarakat, disini sudah bagus pelayanannya cuma satu parkir yang tidak ada sehingga bagaimana solusinya kedepannya agar kita dapat meraih predikat itu” tegasnya. ( Nng)