Dilihat: 841 kali
Dari hasil capaian di tahun 2021 tersebut, jajaran di kedeputian pemberdayaan masyarakat, membidik target baru untuk di tahun 2022. “Di tahun 2022 kawasan yang dibuat untuk menjadi tanggap yang awalnya di tahun 2021 sebanyak 60 menjadi 90 Kabupaten/Kota, sedangkan untuk kawasan rawan yang akan kita pulihkan, karena anggaran kita terbatas, kita targetkan 54, untuk IKPM yang di tahun ini 3,15 menjadi 3,2 ,” tegas Andjar.
Diharapkan dengan kinerja yang telah dicapai di tahun 2021 akan menjadi motivasi tersendiri untuk mencapai target di tahun 2022. (DM)
*Biro Humas dan Protokol BNN RI*
.
.
.




