Berbekal mesin itu, Vespa ini memiliki kecepatan maksimal 90 kilometer per jam. Tipe rangka dari motor ini adalah monocoque dengan suspensi depan Helical Spring, sementara suspensi belakangnya dibekali dengan Hydraulic Shock Absorber.
Vespa ini awalnya kurang diminati pada masa itu. Ada beberapa kekurangan sehingga motor ini kurang diminati kala itu, di antaranya adalah tenaga motor yang sangat kecil, apalagi dibandingkan dengan vespa varian lainnya seperti super, PX dan sprint yang memiliki kubikasi hingga 150 cc.
Kalau kelebihannya, Vespa PTS memiliki bodi yang slim dan sangat cocok digunakan di daerah padat lalu lintas karena bisa nyelip dengan enak. Bobot serta bantingan dari PTS ini juga enak, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang.
Sekarang, vespa jenis ini sudah langka. Harganya kian tinggi.
.




.
.




