Aprita berpesan kepada peserta untuk mengikuti pelatihan dengan baik, agar dapat menyerap pengalamannya dan memberikan dampak peningkatan terhadap keterampilan membatiknya.
“Selama 5 hari pelatihan membatik ini akan berlangsung. Harapannya bisa berjalan lancar, anggota PKK juga diminta serap betul ilmu dan pengetahuannya tentang membatik ini,” tuturnya.
“Dengan banyaknya yang bisa membatik tentu lebih banyak juga nantinya motif-motif batik yang diciptakan melalui inovasi dan kreatif masing-masing,” beber Aprita. (mar/adv)
Lebih lanjut, Wakil Ketua PKK Kecamatan Teluk Bayur, Maya berterima kasih kepada PT Berau Coal yang telah memfasilitasi dari segi pendanaan dan pelatihan membatik tersebut. Ia mengharapkan, hasil pelatihan membatik dapat menjadikan masyarakat Teluk Bayur bisa membuat batik sendiri, juga dengan ciri khas batik Teluk Bayur.
“Apalagi saat ini, batik digalakkan tiap daerah untuk memiliki ciri khasnya masing-masing. Tapi semoga nantinya jika memungkinkan setiap instansi maupun sekolah bisa memakai batik khas Kabupaten Berau,” jelasnya.
.
.
.




