banner 728x250.

Gamalis Ajak Aparatur Kampung Berau Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 967 kali

TANJUNG REDEB, Global-Satu.Com – Wakil Bupati Berau, Gamalis membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk aparatur kampung di seluruh Kabupaten Berau, yang di laksanakan di Hotel SM Tower, Rabu (11/9/2024).

Acara yang diselenggarakan oleh DPC APDESI Kabupaten Berau tersebut bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur kampung dalam mengelola potensi lokal serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Berau dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Gamalis menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah penting dalam memajukan kampung-kampung di Berau. Gamalis mengatakan bahwa DPC APDESI telah memberikan kontribusi besar dalam memfasilitasi kepala kampung dan aparatur kampung untuk memajukan 100 kampung yang ada di Berau.

Gamalis berharap, sinergi antara DPC APDESI dan pemerintah kabupaten terus terjalin erat, sehingga dapat mewujudkan kampung-kampung yang mandiri dan berprestasi, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga provinsi dan nasional.

Gamalis menambahkan bahwa saat ini Berau menghadapi tantangan dalam pengelolaan daerah yang tengah berkembang sebagai tujuan tambang. Gamalis berharap aparatur kampung dapat memetik pelajaran dari daerah lain yang sudah lebih dahulu mengalami kondisi serupa.

“Kita harus belajar dari pengalaman, seperti di Kutai Barat, di mana dulunya kampung tersebut merupakan daerah tambang emas yang ramai, tetapi setelah tambang berhenti beroperasi, daerah itu menjadi sepi dan tertinggal. Kita tidak ingin hal yang sama terjadi di Berau. Maka dari itu, kita harus kreatif dalam mengelola potensi yang ada, termasuk menghadapi perubahan ketika tambang tidak lagi beroperasi,” paparnya.

Untuk itu, Bimtek tersebut juga diharapkan dapat membantu aparatur kampung lebih cermat dalam mengelola Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) agar bisa berkontribusi optimal bagi kesejahteraan masyarakat kampung.

“Pemerintah kampung dan BUMK jangan hanya menjadi penonton. Unit usaha yang dikelola harus sesuai dengan potensi dan keunggulan masing-masing kampung. Manfaatkan segala peluang yang ada untuk kemajuan bersama, dan saya ingatkan kepada seluruh aparatur untuk selalu teliti dan berhati-hati dalam setiap penggunaan dana kampung. Jangan sampai ada kelalaian yang bisa merugikan kita di masa depan. Dana kampung harus dipertanggungjawabkan dengan baik sesuai aturan yang berlaku,” pesannya.

Selain itu, Gamalis juga mendorong aparatur kampung untuk terus membangun hubungan kerja yang harmonis dengan berbagai pihak, termasuk lembaga-lembaga yang ada di tingkat kampung, guna mempercepat pembangunan.

“Sinergi dengan lembaga-lembaga kampung sangat penting. Ini adalah kunci untuk mempercepat agenda pembangunan yang sudah kita canangkan bersama,” tutupnya.

Kegiatan Bimtek yang dihadiri oleh 38 peserta tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kapasitas aparatur kampung dalam menghadapi berbagai tantangan dan memanfaatkan peluang pembangunan di masa mendatang.

Nada/Rdk/Adv