banner 728x250.

Elita Herlina Soroti Ancaman PHK Tambang, Minta Perlindungan Tenaga Kerja Lokal Diperkuat

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 978 kali

Berau, Global-satu.com – Potensi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pertambangan menjadi perhatian serius DPRD di Kabupaten Berau. Anggota DPRD Berau, Elita Herlina, menegaskan pentingnya perlindungan tenaga kerja lokal di tengah ancaman tersebut.

Menurut Elita, ketergantungan masyarakat Berau terhadap sektor pertambangan memang masih cukup tinggi. Kondisi ini membuat potensi PHK menjadi risiko besar yang dapat berdampak langsung pada meningkatnya angka pengangguran, khususnya bagi tenaga kerja lokal.

“Tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas utama untuk dilindungi. Jangan sampai ketika terjadi efisiensi, justru masyarakat kita yang paling terdampak,” ujarnya.

Ia menilai, perusahaan harus memiliki komitmen kuat dalam mempertahankan pekerja lokal, terutama mereka yang telah lama bekerja dan memiliki pengalaman di sektor tersebut.

Selain itu, Elita juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan aturan ketenagakerjaan yang berlaku, termasuk terkait komposisi tenaga kerja lokal di perusahaan.

“Peraturan daerah sudah mengatur tentang perlindungan tenaga kerja lokal. Ini harus benar-benar diawasi agar tidak hanya menjadi aturan di atas kertas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan tidak mudah tergantikan. Menurutnya, pelatihan keterampilan dan peningkatan kapasitas harus terus didorong sebagai langkah antisipasi jangka panjang.

“Tenaga kerja lokal juga perlu terus meningkatkan kemampuan. Dengan skill yang lebih baik, peluang untuk tetap dipertahankan tentu akan lebih besar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Elita mendorong pemerintah daerah untuk mulai menyiapkan langkah alternatif dalam membuka lapangan kerja di luar sektor pertambangan. Diversifikasi ekonomi dinilai penting agar masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada satu sektor saja.

“Ke depan kita harus mulai memikirkan sektor lain yang bisa menyerap tenaga kerja lokal, sehingga ketika terjadi gejolak di sektor tambang, dampaknya tidak terlalu besar,” katanya.

Ia berharap, dengan langkah antisipatif dan penguatan perlindungan tenaga kerja lokal, potensi lonjakan pengangguran di Berau dapat ditekan serta kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

indra/rdk/adv