Berau, Global-satu.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau terus mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air sebagai strategi penting dalam mendukung ketahanan pangan serta menciptakan permukiman yang nyaman dan bebas genangan. Fokus utama diarahkan pada dua sektor, yakni penguatan sistem irigasi pertanian dan pengembangan jaringan drainase di kawasan permukiman serta fasilitas umum.
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra Pranata, menegaskan bahwa sektor pengairan memiliki peran krusial dalam menunjang kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah dengan potensi pertanian yang masih tinggi.
“Ada dua pembagian kerja di bidang kami. Irigasi kami fokuskan untuk mendukung lahan persawahan, sementara drainase kami tangani agar lingkungan permukiman dan fasilitas umum terhindar dari genangan berlebih,” ujarnya, Jumat (06/07/2025).
Salah satu lokasi prioritas adalah Kampung Tasuk, yang dinilai strategis karena sistem drainasenya menopang infrastruktur pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Namun, pengembangan di kawasan tersebut menghadapi tantangan, terutama dalam pembangunan jembatan kecil dengan lebar kurang dari enam meter.
“Pembangunan jembatan kecil seringkali terkendala teknis yang cukup rumit. Namun demikian, kami tetap berkomitmen melanjutkan program ini demi mendukung infrastruktur yang lebih baik,” jelas Hendra.
DPUPR Berau menegaskan, program penguatan irigasi dan drainase ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur pengelolaan air yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan. Dengan sinergi kedua sektor, diharapkan produktivitas pertanian dapat meningkat dan masyarakat dapat tinggal di lingkungan yang lebih sehat serta aman dari genangan.
Indra/Rdk/Adv
.
.
.




