banner 728x250.

DPRD Berau Tekankan Pengawasan Distribusi untuk Kendalikan Harga Beras saat Ramadan

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 668 kali

Berau, Global-satu.com – DPRD Kabupaten Berau menilai pengendalian harga beras selama bulan suci Ramadan tidak dapat hanya mengandalkan kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET). Stabilitas harga dinilai sangat bergantung pada kelancaran distribusi serta kepastian ketersediaan stok di lapangan.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menegaskan bahwa lonjakan konsumsi masyarakat selama Ramadan merupakan pola tahunan yang harus diantisipasi secara serius oleh pemerintah daerah. Tanpa pengawasan yang optimal, kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.

Menurutnya, kelancaran rantai pasok menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga. Pemerintah daerah diminta memastikan distribusi berjalan tanpa hambatan, mulai dari distributor hingga pedagang di pasar tradisional.

“Masalahnya bukan hanya di harga, tapi juga ketersediaan dan distribusi. Kalau stok aman dan distribusi lancar, harga akan lebih terkendali,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya langkah antisipatif melalui penguatan cadangan pangan daerah. Koordinasi dengan Perum Bulog serta pelaku usaha dinilai perlu ditingkatkan guna menghindari kekosongan stok di tengah tingginya permintaan.

“Cadangan beras harus dipastikan cukup. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan beras saat kebutuhan sedang meningkat,” tegasnya.

Selain itu, DPRD Berau turut mengingatkan adanya potensi kecurangan di sektor perdagangan makanan selama Ramadan. Rahman meminta dinas terkait lebih aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak), baik di pasar tradisional maupun ritel modern.

Pengawasan tersebut dinilai penting untuk mencegah peredaran produk kedaluwarsa yang rawan terjadi saat aktivitas jual beli meningkat tajam.

“Ramadan adalah momentum peningkatan aktivitas perdagangan. Jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan menjual produk yang tidak layak konsumsi,” katanya.

Ia pun mendorong agar sidak dilakukan secara rutin dengan fokus pada makanan kemasan, guna memastikan seluruh produk yang beredar masih aman dikonsumsi masyarakat.

Dengan pengawasan distribusi pangan, stabilitas harga, serta keamanan produk yang berjalan beriringan, DPRD berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pokok maupun kualitas makanan.

Indra/Rdk/Adv