banner 728x250.

DPRD Berau Soroti Kebersihan Kota, Jadi Penentu Daya Tarik Wisata

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 827 kali

Berau, Global-satu.com – Upaya mendorong Kabupaten Berau sebagai destinasi wisata unggulan tidak hanya bergantung pada promosi dan keindahan alam, tetapi juga pada kondisi nyata di lapangan, khususnya kebersihan lingkungan perkotaan.

DPRD Berau menilai, wajah kota merupakan representasi awal yang dilihat wisatawan sebelum menikmati berbagai destinasi unggulan. Kondisi lingkungan yang kurang tertata dan tidak bersih dinilai dapat mengurangi daya tarik daerah di mata pengunjung.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, menegaskan bahwa kualitas kebersihan kota harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan sektor pariwisata sangat ditentukan oleh kesan pertama yang dirasakan wisatawan.

“Wisatawan tidak langsung menuju destinasi utama. Mereka melewati bandara, jalan kota, hingga ruang publik. Di situlah penilaian awal terbentuk,” ujarnya.

Ia menilai Berau memiliki potensi besar di sektor pariwisata, mulai dari wisata bahari hingga destinasi alam eksotis lainnya. Namun, keunggulan tersebut harus didukung dengan tata kelola lingkungan yang baik agar mampu memberikan pengalaman wisata yang menyeluruh.

Fokus pembenahan, lanjutnya, perlu diarahkan pada titik-titik strategis seperti akses utama menuju destinasi, kawasan pusat kota, serta fasilitas publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan.

Menurut Suriansyah, kebersihan tidak hanya berkaitan dengan estetika, tetapi juga mencerminkan karakter dan budaya masyarakat setempat. Lingkungan yang tertata diyakini mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus memperpanjang lama tinggal wisatawan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci agar upaya menjaga kebersihan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat sangat penting, terutama dalam menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing,” katanya.

Selain itu, DPRD mendorong penguatan sistem pengelolaan sampah, mulai dari penyediaan sarana pendukung hingga peningkatan frekuensi pengangkutan. Edukasi kepada masyarakat juga perlu terus digencarkan guna membentuk kebiasaan hidup bersih.

Penanganan titik-titik rawan penumpukan sampah juga diharapkan dilakukan secara konsisten agar estetika kota tetap terjaga.

Dengan pembenahan yang terarah dan melibatkan seluruh elemen, DPRD optimistis sektor pariwisata Berau dapat berkembang lebih optimal dan mampu bersaing sebagai destinasi unggulan di Kalimantan Timur.

indra/rdk/adv