banner 728x250.
News  

Di Bulan Sura Paguyuban Jenggala Manik Mengadakan Ruwat Sengkala

IMG-20220731-WA0011
IMG-20220731-WA0014
IMG-20220731-WA0012
IMG-20220731-WA0013
IMG-20220731-WA0015
banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 674 kali

SIDOARJO –  Paguyuban Budaya Jawa Jenggala Manik mengadakan prosesi ruwat sengkala atau sukerta di Desa Terung Kulon Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan diadakan pada Hari Minggu (31/07/2022).

Agus Djigang Djojo mengatakan kegiatan hari ini merupakan ruwat sengkala atau sukerta Genthini Genthono karena yang diruwat anak perempuan lebih tua. Dan dilaksanakan diawal Bulan Surola menurut penanggalan Jawa.

“Ruwat hari ini merupakan ruwat sukerta Genthini Genthono,” kata Agus.

“Prosesi kegiatan ruwat diawali tembang macapat Santi Puji serta ditutup dengan selamatan memakai berbagai macam asahan atau makanan dan lainnya,” tambah Djigang

Agus menjelaskan prosesi ini diawali dengan tembang macapat Santi Puji dilanjutkan pemasangan pita Rajjah Kalacakra kepada yang diruwat serta dilakukan siraman atau memandikan yang diruwat. Di tutup dengan selamatan memakai beberapa macam asahan seperti tumpeng kuning, tumpeng putih, bubur sengkala, nasi golong, sayuran, cok bakal dan lain-lain.

Akhmad Arifudin mengatakan ruwatan yang kita lakukan ini untuk membuang sangkal atau gangguan dikemudian hari sehingga anak yang diruwat semoga bisa hidup dengan mapan, sentosa dan diberikan keselamatan dari Allah. Khusus pada anak perempuan yang akan melaksanakan pernikahan di tahun ini agar diberi kelancaran dihindarkan dari segala gangguan.

‘Saya sebagai orang tua berharap agar dengan diruwatnya anak saya di beri keselamatan dari Allah,” terang Akhmad.(msa)