banner 728x250.

Bupati Sri Juniarsih Buka Festival Literasi Berau: Tegaskan Literasi sebagai Gerakan Semua Lapisan

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 961 kali

Berau, Global-satu.com – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, secara resmi membuka Festival Literasi dan Unjuk Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Senin (24/11/2025). Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas pelajar sekaligus upaya memperkuat budaya literasi di seluruh wilayah Bumi Batiwakkal.

Dalam sambutannya, Sri Juniarsih mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan minat baca sebagai fondasi mencerdaskan generasi bangsa.

“Mencerdaskan kehidupan anak bangsa bukan hanya tugas sekolah maupun Disdik, tetapi juga tugas kita semua,” ujarnya.

Sebagai Bunda Literasi Kabupaten Berau, Sri menegaskan bahwa gerakan literasi hanya akan kuat jika melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ia berharap festival literasi ini mampu menjadi pemantik semangat bagi sekolah, komunitas, maupun keluarga dalam menumbuhkan budaya membaca.

“Pembudayaan literasi bukan hanya tanggung jawab Bunda Literasi, Disdik, maupun Dispusip, tetapi juga semua pihak,” tegasnya.

Bupati juga menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam menghadirkan layanan pendidikan berkualitas guna melahirkan SDM yang cerdas, unggul, berakhlak, dan berbudaya.

“Masyarakat yang membudayakan literasi akan mempercepat kemajuan daerah karena literasi menjadikan mereka subjek pembangunan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sri turut mengapresiasi prestasi literasi yang diraih Kabupaten Berau. Di antaranya, Perpustakaan SDIT Madani yang meraih Juara I Gebyar Anugerah Literasi Kalimantan Timur, serta Perpustakaan Surung Barintak SMPN 3 Tanjung Redeb yang meraih Juara II Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat Provinsi.

“Prestasi ini menunjukkan dedikasi para pustakawan dalam meningkatkan minat baca siswa. Semoga menginspirasi sekolah lainnya,” ungkapnya.

Untuk memperkuat ekosistem literasi, Sri meminta Disdik, Dispusip, serta perangkat daerah terkait untuk meningkatkan akses bacaan melalui penambahan koleksi buku, penyediaan pojok baca di ruang publik, hingga pemanfaatan teknologi digital. Ia juga mendorong lebih banyak kegiatan literasi seperti diskusi buku, kelas menulis, hingga kolaborasi dengan komunitas literasi.

“Semangat literasi harus terus kita tingkatkan agar kita mampu bersaing dan tidak tertinggal oleh perkembangan zaman,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Sri menyampaikan bahwa pelaksanaan P5 menjadi wahana penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan bakat para pelajar.

“Saya berharap P5 semakin menguatkan karakter para siswa dan mengasah minat serta bakat mereka,” pungkasnya.

Indra/Adv