banner 728x250.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, Kukuhkan 24 Guru Penggerak dan Bunda PAUD se-Kabupaten Berau

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 1.120 kali

TANJUNG REDEB, Global-Satu.Com –  Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, secara resmi mengukuhkan 24 Guru Penggerak dan Bunda PAUD dari seluruh wilayah Kabupaten Berau di Balai Mufakat, Jumat (20/9/2024).

Dalam sambutannya, Sri Juniarsih mengucapkan selamat kepada para Guru Penggerak yang telah dikukuhkan dan menekankan pentingnya peran mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Berau.

Menurut Sri Juniarsih, program Guru Penggerak merupakan inisiatif strategis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang bertujuan untuk mencetak guru-guru yang berkualitas dan mampu memperbaiki proses serta hasil pembelajaran.

“Program ini fokus pada peningkatan proses belajar mengajar demi hasil terbaik bagi para siswa. Kabupaten Berau telah melaksanakan beberapa lokakarya dan pelatihan Guru Penggerak, dan tahun ini kami berhasil memiliki Guru Penggerak yang siap berkontribusi. Ini adalah pencapaian luar biasa yang akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah kita,” jelas Sri.

Untuk itu, Sri juga mendorong Dinas Pendidikan serta seluruh pihak terkait untuk bersama-sama berkolaborasi dalam membangun pendidikan di Berau.

“Kita harus menciptakan guru yang profesional demi mewujudkan generasi emas Kabupaten Berau,” tegasnya.

Bupati Berau juga mengingatkan para Bunda PAUD yang telah dikukuhkan agar menjalankan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab, khususnya dalam mendidik anak-anak sejak usia dini. Ia juga menekankan pentingnya peran Bunda PAUD dalam mencegah stunting di wilayah mereka masing-masing.

Sri meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memberikan dukungan penuh kepada Bunda PAUD dan Himapaudi dalam menjalankan tugasnya. Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Berau, Sri mengimbau kepada seluruh Bunda PAUD dan Guru Penggerak untuk terus memantau perkembangan anak-anak di wilayahnya, baik di tempat penitipan anak, kelompok bermain, taman kanak-kanak, maupun posyandu PAUD.

“Pantau pertumbuhan dan perkembangan mereka, pastikan asupan gizinya terpenuhi, dan pastikan PAUD menjadi lingkungan yang ramah anak. Mari kita bersama-sama membangun generasi emas yang unggul untuk masa depan Kabupaten Berau,” pungkas Sri Juniarsih.

Nada/Rdk/Adv