Selain itu, menurut Drs. Jafriedi, M.M., Kelurahan bersinar dapat dinilai keberhasilannya jika terdapat kegiatan P4GN yang salah satunya adalah terbentuknya relawan anti narkoba, adanya kegiatan rehabilitasi yang dilakukan oleh agen pemulihan atau disebut juga dengan intervensi berbasis masyarakat.
“Pelaksanaan IBM dimaksudkan untuk menangani risiko penggunaan narkoba tingkat ringan atau yang membutuhkan layanan bina lanjut. Sedangkan untuk tingkat risiko sedang dan berat dapat dirujuk ke lembaga rehabilitasi atau fasilitas kesehatan. Dengan demikian IBM merupakan penanganan terdepan dan terdekat yang berada di tengah masyarakat. IBM akan secara langsung berinteraksi dengan pengguna Narkoba, keluarga dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Lurah Pisangan Timur, Muhammad Iqbal, memberikan apresiasinya kepada BNN RI dengan digelarnya kegiatan ini, dimana kegiatan ini merupakan wadah untuk berdiskusi mengenai program-program yang akan dilaksanakan. Selain itu, ilmu pengetahuan seputar bahaya narkoba dan penanganannya sangat dibutuhkan oleh pihak yang terkait secara langsung dengan masyarakat.
“Kegiatan ini menambah masukan serta ilmu pengetahuan bagi satgas Kelurahan Pisangan Timur yang baru terbentuk untuk nantinya dapat diimplementasikan langsung ke masyarakat. Dengan ditetapkannya Kelurahan Pisangan Timur sebagai Kelurahan Bersinar ini menjadi semangat kita untuk terus melaksanakan pencegahan, pemberantasan narkoba,” tutupnya.
Dengan digelarnya pertemuan ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat merumuskan Rencana Aksi dengan tujuan pengelolaan intervensi berbasis masyarakat khususnya di kelurahan pisangan timur dengan peran serta aktif dari masing-masing anggota satgas. (FNY)
*Biro Humas Dan Protokol BNN RI*
.
.
.




