banner 728x250.
News  

Baznas Samarinda Santuni Ahli Waris Guru Ngaji Ponpes Syaichona Cholil Samarinda Senilai 42 Juta Program BPJS Ketenagakerjaan

IMG-20230315-WA0012
IMG-20230315-WA0011
IMG-20230315-WA0013
IMG-20230315-WA0010
banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 809 kali

SAMARINDA– Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas) Kota Samarinda menyerahkan bantuan kemanusiaan santunan meninggal dunia BPJS Ketenaga Kerjaan kepada Ahli Waris Guru Ngaji di Pondok Pesantren Syaichona Cholil Samarinda Senilai 42 Juta rupiah melalui program Samarinda Peduli, Selasa (14/3/2023).

Penyerahan santunan diserahkan langsung Ketua Baznas Kota Samarinda Widyasmoro Eko Prawito didampingi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan pendayagunaan Ahmad Imam Royani, Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan Cabang Samarinda Agus Dwi Fitriyanto, Kasi Kesra Kecamatan Samarinda Utara kepada Ahli Waris Guru Ngaji Pondok pesantren Syaichona Cholil Samarinda Almarhum Ustad Yahsun. Selain itu diserahkan pula program Samarinda cerdas bantuan pendidikan berupa peralata sekolah kepada para mustahik murid atau santri Pondok pesantren Syaichona Cholil Samarinda.

Ketua Baznas Samarinda Widyasmoro Eko Prawito menyampaikan terdapat lima program didalam Baznas yaitu program Samarinda cerdas, diperuntukkan bagi saudara kita dan santri yang membutuhkan, yang kedua program Samarinda sehat diperuntukkan untuk masyarakat diseluruh Samarinda yang membutuhkan bantuan pengobatan, di Program Samarinda berdakwah Baznas Samarinda telah bekerjasama dengan organisasi keagamaan yang tujuannya untuk mensiarkan bagaimana mengcover zakat infak dan sedekah ke Baznas Samarinda.

Program Samarinda peduli Salah satu program nya adalah memberikan bantuan jaminan sosial kepada seluruh guru – guru ngaji, guru ngaji di Madrasah di pondok pesantren , Imam Masjid, Mushola dan langgar, petugas Fardu kifayah melalui BPJS Ketenaga Kerjaan dan ini di cover semua.
Terakhir Program Samarinda berdaya, ini adalah pendayagunaan zakat bersifat produktif.

” Jadi Nanti kalau ada saudara -saudara kita mustahik mau berusaha baik Z- Chiken, istilah kami jualan ayam, terus Z- mart jual telor kami suport lewat program berdaya,” terangnya.

Lebih Lanjut Widyasmoro mengatakan semua program ini akan dapat terwujud bersama – sama jika pengumpulan zakat,infak dan sedekah dilaksanakan secara maksimal.

“Setelah ini kami harapkan juga Ponpes Syaichona Cholil dapat membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang kami keluarkan dari Baznas Samarinda, sehingga kami bisa memonitor mana muzakinya, mana mustahiknya yang layak itu semua 100 persen dikelola oleh UPZ, kami dari Baznas hanya menerima laporan,” tambahnya.

Sementara itu Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan Cabang Samarinda Agus Dwi Fitriyanto menambahkan Baznas kota Samarinda melalui BPJS Ketenaga Kerjaan mengikut sertakan para guru – guru ngaji , guru madrasah, guru ngaji di Madrasah di pondok pesantren, Imam Masjid, Mushola dan langgar, petugas Fardu kifayah pada program resiko kecelakaan kerja dan resiko kematian.

“Yang di maksud kecelakaan kerja adalah kalau guru disaat mengajar di dalam pondok harus mengajar diluar area pondok juga kemudian mengalami musibah kecelakaan kerja, maka seluruh pembiayaan akan ditanggung oleh BPJS Ketenaga Kerjaan. Yang kedua resiko meninggal dunia seperti pada hari ini dilaksanakan secara simbolis penyerahan santunan akibat meninggal dunia,” jelasnya.

salah seorang ahli waris mengucapkan ucapan terimakasih terhadap bantuan yang di berikan menurutnya ini sebagai wujud kepedulian dari Baznas Samarinda dan BPJS Samarinda.

” Saya ucapkan banyak- banyak terimakasih karena Kepeduliannya,” ucapnya.( Bud)