banner 728x250.
News  

Bank Indonesia Gelar Operasi Pasar, Budi Widihartanto: Ini Semakin Meningkatkan Daya Beli Masyarakat

IMG-20220811-WA0056
IMG-20220811-WA0055
IMG-20220811-WA0054
banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 1.114 kali

PANGKALPINANG – Dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga komoditas pangan untuk menahan laju inflasi, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan melalui kegiatan Operasi Pasar di Terminal Selindung Baru, Pangkalpinang, Kamis (11/8/2022).

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kepulauan Bangka Belitung dan Disperindag Babel serta Disperindag Kota Pangkalpinang.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Babel, Budi Widihartanto mengatakan
BI pusat serta daerah berkomitmen dan bersinergi bersama TPID untuk Gerakan Nasional Pengendali Pangan.

Hal ini dilakukan dalam rangka stabilisasi harga bahan pokok (bapok) bagi kebutuhan masyarakat.

“Kita bersama TPID, Disperindag dan para distributor berkomitmen menjaga stabilisasi harga bahan pokok dengan menggelar Operasi Pasar, khusus di Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

Budi Widihartanto menyebut bapok yang dijual dengan harga stabil dalam OP ini, diantaranya Beras, Cabai, Bawang, Gula Pasir dan Minyak Goreng.

Oleh sebab itu, dia berharap melalui OP ini semakin meningkatkan daya beli masyarakat di tengah melonjaknya sejumlah bapok.

“Kita harap dengan OP ini dapat menekan inflasi di Provinsi kita. Kita ketahui kebutuhan bapok kita banyak di suplai dari luar daerah, makanya OP ini sangat perlu agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkas Budi Widihartanto.

Disisi lain, Asisten II Gubernur Babel Yanuar mengungkapkan hampir 80 persen kebutuhan pokok Babel dipasok dari luar daerah sehingga memberikan dampak terhadap kenaikan harga, khusus Cabai Rawit dan Cabai Merah kriting.

“Saya rasa OP seperti ini harus sering dilaksanakan agar harga bisa stabil dan masyarakat terbantu,” kata Yanuar. (Bmg)