*Mulanya Pantai Padang*
Jika dikilas-balik, pertemuan Doni Monardo dan Menteri Basuki awalnya dalam kapasitas sebagai tokoh Minang mendiskusikan abrasi yang makin parah di Pantai Padang.
“Zaman saya sekolah SMP-SMA tahun 80-an, garis pantai ke jalan raya bisa lebih dari seratus meter. Hari ini, abrasi sudah menyentuh badan jalan. Bahkan sejumlah bangunan bersejarah pun amblas terkena abrasi,” ujar Doni mengisahkan.
Satu soal selesai, pembicaraan pun bergulir ke soal pohon. Basuki tertarik dengan salah satu jenis pohon. Doni mengatakan, punya banyak bibit pohon yang dimaksud.
Doni lantas menyampaikan idenya untuk IKN, menanam pohon tematik, baik di sepanjang jalan tol, lingkungan perkantoran, dan kebun-kebun buah yang diklaster khusus.
Basuki menyambut senang. “Kapan saya bisa lihat kebun bibitnya?” kata Basuki. Protokol pun mengatur acara tanggal 21 November 2022.
Menteri Basuki datang naik satu bus dengan hampir semua pejabat eselon I Kementerian PUPR serta para direktur dan kepala balai. Doni dan unsur pengurus PPAD menyambut bersama Wakasad. Basuki senang demi melihat bibit-bibit pohon yang sudah sangat tinggi itu.
.


.
.




